Showing posts with label Movie Trivia And Buzz. Show all posts
Showing posts with label Movie Trivia And Buzz. Show all posts

Indonesian Movie Award 2010 : Nominasi



Acara penghargaan perfilman Indonesia kembali akan diselenggarakan, sebelum hari penentuan siapakah yang membawa piala tersebut. saya iseng milih-milih siapa saja dan film apa saja yang bagi saya layak mendapatkan piala tersebut, bisa saja pilihan saya meleset jauh dan bisa pula sesuai dengan pilihan.

berikut adalah nominasi Indonesian Movie Awards

Nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik:
1. Didi Petet (Jermal)
2. Mamiek Prakoso (King)
3. Mathias Muchus (Sang Pemimpi)
4. Oka Antara (Hari Untuk Amanda)
5. Tio Pakusadewo (Identitas)

Nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik:
1. Atiqah Hasiholan (Jamila dan Sang Presiden)
2. Aty Kanser (Emak Ingin Naik Haji)
3. Fanny Fabriana (Hari Untuk Amanda)
4. Leony V. H. (Identitas)
5. Tika Putri (Queen Bee)

Nominasi Pemeran Pembantu Pria Terbaik:
1. Deddy Mizwar (Ketika Cinta Bertasbih 2)
2. Dwi Sasono (Wakil Rakyat)
3. Oka Antara (Queen Bee)
4. Verdi Solaiman (Ruma Maida)
5. Yayu A. W. Unru (Jermal)

Nominasi Pemeran Pembantu Wanita Terbaik:
1. Ayu Pratiwi (Emak Ingin Naik Haji)
2. Christine Hakim (Merantau)
3. Fanny Fabriana (Serigala Terakhir)
4. Meriam Bellina (Get Married 2)
5. Niniek L. Karim (Ketka Cinta Bertasbih 2)

Nominasi Pendatang Baru Pria Terbaik:
1. Chairil A. Dalimunthe (Jermal)
2. Iko Uwais (Merantau)
3. Kholidi Asadil Alam (Ketika Cinta Bertasbih 1)
4. Nazril Ilham (Sang Pemimpi)
5. Yayan Ruhian (Merantau)

Nominasi Pendatang Baru Wanita Terbaik:
1. Meyda Sefira (Ketika Cinta Bertasbih 1)
2. Oki Setiana Dewi (Ketika Cinta Bertasbih 1)
3. Olivia Lubis Jensen (Bukan Cinta Biasa)
4. Rahmi Nurullina (Ketika Cinta Bertasbih 1)

Nominasi Pasangan Terbaik:
1. Didi Petet dan Iqbal S. Manurung (Jermal)
2. Oka Antara dan Fanny Fabriana (Hari Untuk Amanda)
3. Tio Pakusadewo dan Rachel Amanda (Kata Maaf Terakhir)
4. Vino G. Bastian dan Reza Pahlevi (Serigala Terakhir)
5. Yama Carlos dan Atiqah Hasiholan (Jamila dan Sang Presiden)

Nominasi Pemeran Anak-Anak Terbaik:
1. Aldo Tansani (Garuda di Dadaku)
2. Amir Mahira (Garuda di Dadaku)
3. Iqbal S. Manurung (Jermal)
4. Amanda (Kata Maaf Terakhir)
5. Rangga Aditya (King)

Nominasi Soundtrack Terfavorit:
1. Bukan Cinta Biasa (Afgan)
2. Garuda di Dadaku (Netral)
3. Ketika Cinta Bertasbih (Melly dan Amee)
4. Main Serong (The Changcuters)
5. Sang Pemimpi (GIGI)

Nominasi Film Terfavorit:
01. Emak Ingin Naik Haji
02. King
03. Garuda di Dadaku
04. Get Married
05. Identitas
06. Jamila dan Sang Presiden
07. Jermal
08. Ketika Cinta Bertasbih
09. Ruma Maida
10. Sang Pemimpi

Note : Well, setelah memperhatikan siapa saja dan film apa saja yang dijagokan disini untuk aktor terbaik saya memilih Oka Antara, aktingnya disana sangat baik dan tidak berlebihan. untuk pemeran utama wanita sangat disayangkan hingga detik ini Emak Ingin Naik Haji belum juga saya tonton, jadi pilihan kembali kepada Fanny Fabriana dari Hari Untuk Amanda. untuk pemeran pembantu saya nyerah deh, Yayu A. W. Unru dari Jermal mungkin?, entahlah. nah kalo pemeran pembantu wanita, saya sangat menjagokan Meriam Bellina dalam Get Married 2, aktingnya seolah kita lupa bahwa dia itu aslinya orang kaya. pendatang baru pria-nya sepertinya akan jatuh kepada Kholidi Asadil Alam nih, jadi the next-nya Oka Antara. sedangkan dibagian wanita saya kurang begitu paham mengingat agak kurang begitu ngefans sama film KCB, cuma kalau berani nekad nebak sih sepertinya Meyda Sefira deh yang bakal bawa pulang pialanya. kalau pasangan terbaik tetap jatuh ke Hari Untuk Amanda, wez. dan untuk pemeran anak-anak, Amir Mahira aktingnya natural tuh jadi dia menurut saya yang paling cocok. hentakan Drum dari Netral untuk ukuran OST terbaik bagi saya, yang lain sih biasa aja tuh. nah tiba saatnya untuk memilih Film terbaik, ada sepuluh nominasi nih jadi inget nominasi Oscar bulan kemaren yang juga mencantumkan sepuluh film sebagai nominasi Best Picture. setelah mondar-mandir muter otak samapi kayak gangsing, akhirnya saya pribadi memilih Garuda Di Dadaku sebagai film terbaik/terfavorit apalagi setelah tau bahwa Hari Untuk Amanda tidak masuk nominasi, kandidat kuat dikategori ini adalah Rumah Maida. benar tidaknya tebak-tebakn ini bukanlah hasil final penghargaan tersebut mengingat acaranya masih lumayan lama


Kerajaan Film Kolosal 2010

Meski terbilang telat, membicarakan film-film yang akan dan yang sudah dirilis tahun 2010 ini masih sangat asyik untuk kemudian publikasikan dalam post kali ini. well tiap tahun Hollywood selalu rajin mengeluarkan sebuah film baik yang berbiaya rendah sampai film dengan dana yang lumayan mengkhawatirkan pihak studio selaku penyandang dananya, uniknya acapkali tema yang diusung oleh sineas-sineas Hollywood terkadang entah tanpa sengaja atau sengaja mereka memiliki visi dan pemikiran yang sama. bagi saya tahun 2009 lalu Hollywood mencoba membombardir penonton dengan sajian sci-fi bertema khusus tentang robot-robotan, indikasi ke arah sana terlihat dari Transformers, Avatar, Astroboy, Surrogates, dan lain-lain. kini keunikan tersebut tampak dalam tema usang yang akan kembali mengisi hiburan bioskop dengan tema kolosal, epic fantasy, maupun era pertengahan. gerombolan pasukan berkuda tersebut bukan hanya disemarakkan oleh Hollywood, asia lewat film kolosalnya sudah menguasai bioskop awal tahun ini. True Legend, Confucius, 14 Blades, dan lainnya mampu memberikan alternatif standard sebuah film kolosal mengingat negeri tirai bambu memang kebanyakan bertema kolosal.

Kembali ke Hollywood, untuk mempersempit pilihan dan daftar list awal tahun kita sudah dikawal oleh The Wolfman yang meski bernaskah kurang baik namun mampu menyajikan suasana muram kota inggris tempoe doeloe dengan sukses. berselang kemudian Alice In Wonderland melaju dengan raihan Box Office yang juga tinggi karena faktor ceritanya yang memang sudah melegenda serta atas nama Tim Burton hingga membuat ekspektasi penonton ikutan naik, How To Train Your Dragon datang dengan semangat vikings yang ternyata mampu dengan entengnya mengebiri gerombolan naga lucu berbentuk full animasi. di bulan April, aksi Perseus dalam menumpas monster-monster picik langsung merangkak di tangga Box Office. namun bulan April kolosal hanya diwakili oleh film Clash Of The Titans ini, kemudian kita akan meloncat dengan tiga film kolosal sekaligus yaitu Shrek Forever After, Robin Hood, dan Prince Of Persia : The Sands Of Time di akhir Mei. Shrek 4 yang digadang-gadangkan sebagai serial terakhir mungkin akan saya lewati akibat parahnya storyline bagian ketiga tahun 2007 yang lalu sehingga menyisakan Robin Hood yang mempertemukan Crowe pada tema kolosalnya yang sebelumnya sempat memberinya Oscar tersebut, apalagi semua element dari Gladiator ternyata kumpul bareng disini yang membuatnya begitu sangat dinantikan. Prince Of Persia menyandang beban berat dengan Disney dan Bukreimer dibelakangnya, hal ini akibat belum adanya film adaptasi game yang sukses secara komersial dan baik secara kualitas sebelumnya. Solomon Kane, Harry Potter : Deathly Hollow Part 1, Chronicles Of Narnia : The Voyage Of Dawan Threader, Tangled, Season Of The Wicth,  The Last Airbender, dan Jonah Hex adalah judul lain dari rentetan daftar film kolosal lainnya yang akan menggempur bioskop kita dengan sajian debu, kuda, kastil, dan semua element khas jaman baheula tersebut.

Dari sedikit list tersebut, saya memilih lima film unggulan yang bertema kolosal tahun ini. selera mungkin beda dan judul yang akan dirilis namun belum saya sebutkan akan saya masukkan pada kesempatan selanjutnya karena keterbatasan informasi, berikut film kolosal tahun ini yang sangat saya sukai (sudah ditonton) dan saya tunggu kehadirannya (belum ditonton) :

1. The Last Airbender
2. Chronicles Of narnia 3
3. How To Train Your Dragon
4. Prince Of Persia
5. Alice In Wonderland

dan Berikut adalah beberapa scene gallery film kolosal yang sudan dan akan muncul tahun 2010


Catatan Nonton Bulan Maret 2010

Bukan tanpa terasa Bulan Maret 2010 telah kita tinggalkan, terhitung mulai penantian mendebarkan saat Alice In Wonderland 3D akan dirilis tanggal 4 Maret yang lalu bagi saya terasa begitu lama. dan setelah hari itu terlewati dengan segudang kegundahan hati karena terlampau kecewa terhdap filmnya, karena sungguh diluar dugaan bila Alice yang begitu saya nanti kemudian menjadi hidangan "Tea Party" yang terasa agak pahit buatan Mad Hatter yang memang bener2 "Mad". kesalahan Alice karena terlanjur masuk ke dunia yang salah membuat saya melupakan tidur sebagai rutinitas setelah jam 10 malam. pertanyaan yang membuat saya gusar adalah, dunia apa Underland itu? bukankah Alice harus masuk ke dunia Wonderland? Namun diluar itu, pujian pantas saya haturkan kepada piahk bioskop untuk beberapa judul dirilis terpaut satu hari hingga satu minggu dengan perilisan dinegara asalnya yaitu Amerika. senang rasanya menikmati How To Train Your Dragon 3D di awal2 pemutaran, apalagi isi filmnya juga diluar ekspektasi semua pihak hingga menjadikannya hiburan yang terasa surprise bagi penonton termasuk saya pribadi.

1. Alice In Wonderlnad 3D
2. Confucius
3. How To Train Your Dragon 3D

Kemudian ada Confucius yang saya tonton dengan tanpa pertimbangan apapun di CITO 21, bagi saya faktor Chow Yun Fat sudah cukup membantu meski Forbidden Kingdom masih menjadi luka yang dalam karena keterlibatannya disana. dan ka booommm, film ini sukses membuat saya ngantuk dan beberapa kali merasakan kursi bioskop terasa kurang nyaman. bukan, bukan karena bioskop dan kursinya yang buruk, namun saya merasakan kegelisahan tentang film yang sangat lambat ini. apalagi penonton disebelah saya sedang bercinta didalam bioskop hingga beberapa kali kursi bioskopserasa bergoyang, hei hari gini masih bercinta didalam gedung bioskop??? come on guys kalian tentu membuat saya tersinggung sebagai pencinta film.

Dari ketiga film yang saya tonton bulan ini (Maret), pemenangnya tentu saya sematkan kepada Hiccup karena telah berhasil menjinakkan berbagai Naga dan jenisnya dalam film How To Train Your Dragon. film ini sangat menghibur bagi saya, dan kelihatannya begitu pula dengan penonton lain yang beberapa kali tertawa lepas saat menyaksikan film ini. juara kedua dengan berat hati saya berikan kepada Alice yang berencana pergi ke Borneo dan Sumatra setelah mengetahui ayahnya dulu pernah pergi ke Jakarta, hmm nduk Alice nggak pengen ke probolinggo?? ntar tak masakin kelinci panggang lho wkwkwkwkwkwkwkwk. btw, semoga film dibulan april tidak mengecewakan saya lagi. karena bagaimanapun akan selalu ada cerita dibalik tiket bioskop yang sudah susah payah saya beli, namun hal itu juga tidak menyurutkan saya untuk terus nonton film di bioskop karena bagi saya nonton dibioskop itu lebih nikmat daripada nonton lewat DVD Bajakan, salam moviemania..

Academy Awards 82nd (Oscar) : The Winner



Well, akhirnya perhelatan Oscar atau Academy Awards yang ke 82 telah selesai digelar pada hari minggu 7 Maret 2010 di Kodak Theatre. banyak yang tertawa dan menangis di acara yang selalu dihadiri oleh ratusan artis-artis top papan atas amerika dan orang-orang dibalik layar ini, banyak pula prediksi-prediksi yang benar dan keliru terhadap siapa saja yang layak untuk membawa pulang patung emas tersebut. kali ini perampok piala Oscar terbanyak datang dari sebuah film kecil berjudul Hurt Locker yang menceritakan tentang penjinak bom di Iraq, Avatar menjadi pemborong kedua dengan total 3 piala yang diraihnya. finally, siapa saja kah pemenangnya? berikut dibawah ini adalah daftar pemenang piala Oscar tahun 2010 yang saya tampilkan berdasarkan filmnya. mohon maaf bila ada beberapa judul yang belum ada posternya dan keterangan lengkap dari film yang bersangkutan, hal itu dikarenakan materi yang terbatas dan beberapa judul lainnya belum juga saya tonton hingga detik ini.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


The Hurt Locker

Cast : Jeremy Renner, Anthony Mackie, Brian Geraghty, Guy Pearce, Ralph Fiennes, David Morse, Evangeline Lilly, Cristian Camargo.
Director : Kathryn Bigelow
Screenplay : Mark Boal
Run Time : 131 Menit
US Release : 5 Juni 2009 (Indonesia)
Distributors : Voltage Pictures

Academy Awards Winners For :
1. Best Picture, Kathryn Bigelow, Mark Boal, Nicolas Chartier and Greg Shapiro
2. Best Directing, Kathryn Bigelow
3. Best Film Editing, Bob Murawski and Chris Innis
4. Best Sound Editing, Paul N.J. Ottosson
5. Best Sound Mixing, Paul N.J. Ottosson and Ray Beckett
6. Best Writing (Original Screenplay), Mark Boal

Our Comment : Bagi saya kemenangan Hurt Locker memang bisa saja diraih meski sembilan lawannya juga tangguh-tangguh, namun untuk sampai memborong enam piala sekaligus ini baru lain urusan. btw Kathryn Bigelow lewat film ini dikukuhkan sebagai wanita pertama untuk kategori sutradara terbaik yang kali ini pun sukses menendang bokong sang mantan suaminya yang juga dinominasikan sebagai sutradara terbaik yaitu James Cameron beserta filmnya yang berjudul Avatar. bicara tentang Avatar dan Hurt Locker, kedua film ini sama-sama dinominasikan sebanyak sembilan kategori meski akhirnya Hurt Locker-lah si pemborong piala tersebut. padahal keduanya seakan-akan berbeda dunia, Hurt Locker adalah film kecil dengan budget kecil pula serta minim speciall effect, sedangkan Avatar adalah film besar dengan biaya raksasa serta full speciall effect selama bertahun-tahun. perdebatan tentang menang telaknya film ini juga seru di kosn saya, disana ada Nuris, Dany, dan Rachman, karena sebagian mereka tetap menjagokan Inglourious Basterd-nya QT dan Avatar-nya Om James, hingga tak urung untuk kembali nonton film Hurt Locker ini sampai 3 kali berturut-turut. bahkan beberapa celotehan terungkap bahwa Distric 9 juga sangat pantas untuk membawa pulang piala tersebut, tentu hal itu hanya guyonan belaka karena bagaimanapun oscar sudah lewat dan Kathryn Bigelow mulai diperhitungkan oleh bos-bos Hollywood untuk diajak membuat film kedepannya.


Avatar

Cast : Sam Worthington, Zoe Saldana, Sigourney Weaver, Stephen Lang, Joel Moore, Giovanni Ribisi, Michelle Rodriguez, Laz Alonso, Wes Studi, CCH Pounder, Dileep Rao.
Director : James Cameron
Screenplay : James Cameron
US Release : 17 Desember 2009
Run Time : 162 Menit
Distributors : Twentieth Century-Fox Film Corporation

Academy Awards Winner For :
1. Best Art Directing, Rick Carter and Robert Stromberg (Art Direction); Kim Sinclair (Set Decoration)
2. Best Cinematography, Mauro Fiore
3. Best Special Effect, Joe Letteri, Stephen Rosenbaum, Richard Baneham and Andrew R. Jones

Our Comment : Lain Hurt Locker lain pula dengan Avatar, film berbiaya selangit ini memang sejatinya lebih wah di bagian special effect yang menurut kabar sudah dikembangkan dan dikerjakan sejak tahun 1996 serta menggelontorkan duit studio hingga 500 juta dollar!. sektor cerita bagus dan boleh dibilang menyentuh, namun banyak kalangan pengamat film berujar bahwa cerita yang dibangun masih terkesan 90-an karena pengamat mengatakan cerita film jaman sekarang sudah berubah dan banyak berkembang. well, sangat wajarlah bila kategory Best Art Directing, Cinematography, dan terutama Special Effect dengan mudah diraihnya. runut menghitung box office-nya yang sudah tembus 720 juta dollar hanya untuk amerika saja, film ini juga menjadi box office di kosn saya hingga berhari-hari. btw sepertinya mimpi Om James untuk kembali menerkam Oscar seperti yang pernah dia lakukan pada Titanic akhirnya pupus sudah, dan sialnya kali ini yang mengalahkan James dan makhluk Na'vi-nya adalah mantan istrinya sendiri :D


Crazy Heart

Cast : Jeff Bridges, James Keane, Anna Felix, Paul Herman, Tom Bower, Ryan Bingham, Beth Grant, Rick Dial, Maggie Gyllenhaal, Debrianna Mansini, Jerry Handy, Jack Nation.
Director : Scott Cooper.
Screenplay : Scott Cooper (Screenplay), Thomas Cobb (Novel)
US Release : 25 February 2010 (New Zeeland)
Run Time : 112 Menit
Distributors : Butcher's Run Film.

Academy Awards Winner For :
1. Best Actor In Leading Role, Jeff Bridges
2. Best Music (Original Song), "The Weary Kind (Theme From Crazy Heart)" Music and Lyric by Ryan Bingham and T Bone Burnett

Our Comment : btw, sebenernya susah untuk menilai Film ini. bukan apa-apa man, tapi hingga sekarang belum juga saya liat film yang sukses memberondong dua kategory ini. namun boleh dibilang untuk urusan akting bagi saya Jeff Bridges memang bagus ketimbang kontender lain yang meski juga menantang namun secara pribadi saya bilang "mbok yo jangan yang itu-itu terus lah, bosen kali", dan inilah tahunnya Bridges untuk pulang dan tersenyum karena usahanya berbuah hasil manis di usianya yang sudah senja. untuk kategory soundtrack yang dalam hal ini adalah original song, saya minta maaf karena memang tidak begitu menyukai genre country namun saya memaklumi pilihan Oscar meski dalam hati saya berharap leona Lewis dari Avatar yang menang. btw, Crazy Heart bagaikan kuda hitam ditengah lingkungannya yang gersang dan sepi dengan semilir angin yang panas film ini ternyata mampu bertandang dan menantang film besar lainnya seperti Avatar untuk beradu musik dikancah Oscar.


Up

Cast : Edward Asner, Christopher Plummer, Jordan Nagai, Bob Peterson, Delroy Lindo, Jerome Ranft, John Ratzenberger, David Kaye, Elie Docter, Jeremy Leary, Mickie McGowan.
Director : Pete Docter
Screenplay : Pete Docter dan Bob Peterson
US Release : 29 July (Indonesia)
Run Time : 96 Menit
Distributors : Walt Disney Pictures

Academy Awards Winner For :
1. Best Animated Feature, Pete Docter
2. Best Music (Original Score), Michael Giacchino

Our Comment : Penjelasan untuk kategory Animated Feature tidak usah saya jelaskan lebih banyak karena film Up memang paling layak untuk menyabet gelar tersebut, dan untuk kesekian kalinya Pixar tetap merupakan studio yang paling banyak membawa pulang piala untuk kategory Animated Feature, studio lain akan sangat susah mengejar reputasi ini. btw, untuk kategory score saya sebenarnya kurang begitu setuju karena bagi saya lagi-lagi  OST Avatar yang dibawakan oleh James Horner bagi saya masih lebih baik. ngomong2 soal Pixar film, bila tahun lalu WALL-E meraih kategory original song, maka kali ini jatuh kepada original score-nya. untuk ukuran Michale Giacchino, score untuk film Star Trek malah lebih baik karena lebih rumit, lebih megah, dan menggelegar meski tetap sangar di saat harus minimalis. well karena Up adalah keputusan oscar, ya okelah kalo begitu.


Precious: Based on the Novel 'Push' by Sapphire

Cast : Gaborey Sidibe, Mo'Nique, Paul Patton, Mariah Carey, Sherri Shepherd, Lenny Kravitz, Stephanie Andujar, Chyna Layne, Amina Robinson, Xosha Roquemore.
Director : Lee Daniels
Screenplay : Geoffrey Fletcher (Screenplay), Shappire (Novel)
US Release : 20 November 2009 (USA)
Run Time : 109 Menit
Distributors : Lee daniels Entertainment

Academy Awards Winner For :
1. Best Actress In A Supporting Role, Mo'Nique
2. Best Writing (Adapted Screenplay), Geoffrey Fletcher


Our Comment : well.. well.. well.. saya belum nonton film ini, dan saya kurang begitu tahu menahu tentang film ini kecuali Mariah Carey tentunya yang itu pun bukan dalam koridor film namun sebatas penyanyi musik. so, saya hanya ingin memberikan selamat kepada Mo'Nique yang sudah memenangkan piala oscar sebagai actress pembantu terbaik dan Geoffrey Fletcher untuk urusan naskhanya. namun Mo'Nique sempet mengingatkanku kepada Mama Jenny dalam film My Name Is Khan tempo hari, btw soal kenapa dan bagaimana tentang kualitas akting dan naskahnya, saya cuma bisa bilang "meneketehek??" :D


Inglourious Basterd

Cast : Brad Pitt, Melanie Laurent, Christopher Waltz, Eli Roth, Michael Fassbender, Diane Kruger, Daniel Bruhl, Til Schweiger, Gedeon Burkhard, Jacky Ido, B.J. Novak, Omar Doom, August Dihl.
Director : Quentin Tarantino
Screenplay : Quentin Tarantino
US Release : 16 Oktober 2009 (Indonesia)
Run Time : 152 Menit
Distributors : Universal Pictures

Academy Awards Winner For :
Best Actor In A Supporting, Role Christopher Waltz


Our Comment : sangat disyangkan film ini gagal menyabet gelar Film, Naskah, dan Sutradara terbaik dalam ajang oscra kali ini, padahal filmnya begitu kuat diberbagai segi. saya pribadi pun untuk sutradara sangat menginginkan QT yang membawa pulang piala tersebut, namun apa boleh buat meski QT sudah berhasil memadukan cerita dan akting serta hal teknis sebegitu rapinya Katrhyn Bigelow-lah juaranya. bagi sebagian orang memang mengakui bahwa kali ini QT lebih melunak dengan tidak begitu melepas kejeniusan otaknya yang diatas rata-rata dalam filmnya ini, dan hal tersebut memang sangat disyangkan karena aspek pendukung lainnya bener-bener bryllian. pada akhirnya Christopher Waltz adalah orang yang harus berterima kaish kepada QT karena telah sukses memabawa pulang sebuah piala dari film Inglourious Basterd yang sialnya hanya itulah satu-satunya piala dari film ini, btw apapun itu film ini adalah salah satu film terbaik yang pernah saya tonton.


The Blind Side

Cast : Sandra Bullock, Tim McGraw, Quinton Aaron, Jae Head, Lily Collins, Ray McKinnon, Kim Dickens, Adriane Lenox, Kathy Bates, Catherine Dyer, Andy Stahl.
Director : John Lee Hancock
Screenplay : John Lee hancock (Screenpaly) dan Micahel Lewis (Book)
US Release : 20 November 2009 (USA)
Run Time : 128 Menit
Distributors : Alcon Entertainment

Academy Awards Winner For :
1.  Best Acttress In A Leading Role, Sandra Bullock

Our Comment : actress yang menerima piala oscar kali ini adalah actress yang bagi saya sangat aneh, karena sebelumnya dia pernah mendapat piala Razzie Award alias yang terburuk. namun kali ini langsung banting setir menjadi yang terabaik? bahkan Meryll Streep pun berhasil dia jungkalkan di panggung Oscar,  btw saya belum nonton film The Blind Side jadi saya kurang begitu paham bagaimana aktingnya di film ini. lagian tema olah raga adalah tema film yang kurang saya minati kecuali sepak bola (Damned United contohnya), dan Sandra Bullock kurang begitu saya respect. hehehe masalah selera nih :) namun bagaimanapun usahanya membersihkan nama baik patut diacungi jempol dengan perubahan 180 derajat yang dia lakukan, good job!


The Young Victoria

Cast : Emily Blunt, Rupert Friend, Paul Bettany, Miranda Richardson, Jim Broadbent, Thomas Kretschmann, Mark Strong, Jesper Christensen, Harriet Walter, Jeanette hain.
Director : Jean-Marc Vallee
Screenplay : Julian Fellowes
US Release : 6 Maret 2009 (UK)
Run Time : 105 Menit
Distributors : GK Film

Academy Awards Winner For :
1. Best Costume Design, Sandy Powell
Our Comment : Well, karena film ini hanya memenangkan satu kategory yang itu pun hanya untuk busana terbaik plus saya juga belum nonton filmnya, jadi selain saya masih menjagokan Nine saya juga nggak begitu suka dengan seragam kerajaan Inggris jaman kuno. so, that it. btw saya cuma ingin mengucapkan selamat buat Sandy Powell, mungkin untuk ukuran busana u so hard.


Star Trek

Cast : Chris Pine, Zachary Quinto, Leonard Nimoy, Eric Bana, Bruce Greenwood, Karl Urban, Zoe Saldana, Simon Pegg, John Cho, Anton Yelchin, Ben Cross, Wynona Rider, Chris Hemsworth.
Director : J.J. Abrams
Screenplay : Roberto Orci, Alex Kurtzman
US Release : 9 June (Indonesia)
Run Time : 127 Menit
Distributors : Paramount Pictures

Academy Awards Winner For :
1. Best Make Up, Barney Burman, Mindy Hall and Joel Harlow

Our Comment : seperti halnya pun The Young Victoria, tidak banyak yang saya utarakan mengenai oscar yang dibawa pulang oleh film fiksi ilmiah terbaik yang pernah saya liat decade ini. filmnya terlalu keren bila hanya memandang make up-nya saja yang dimenangkan, memang sih masih kalah dengan Avatar untuk urusan special effectnya. namun hal itu tidak menyurutkan saya untuk tetap mengagumi film ini untuk seluruh aspeknya ya termasuk make up-nya juga, palagi score gubahan Michael Giacchino untuk film ini terlalu megah yang menandakan petualangan ini memang layak dikenang dan diperjuangkan. salam trekkie
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Best Documentary Feature
The Cove, Louie Psihoyos and Fisher Stevens

Best Documentary Short
Music by Prudence, Roger Ross Williams and Elinor Burkett

Best Foreign Language Film
The Secret In Their Eyes (El Secreto De Sus Ojos), Directed by Juan José Campanella

Best Short Film (Animated)
Logorama, Nicolas Schmerkin

Best Short Film (Live Action)
The New Tenant, Joachim Back and Tivi Magnusson

Musim Hujan, Hujan Film, dan Film Hujan


Wah seharian daerah tempat tinggal (kost) gw mendung dan hujan datang disore hari membuat udara sejuk dan menenangkan, namun di balik itu semua banyak aktifitas hari ini yang tertunda karenanya.
Jadi inget jaman gw SD dulu yang suka maen hujan2an

Well, nggak mungkin donk hari ini gw maen hujan2an lagi, nah daripada nggak ngapa2in, mending gw bikin kopi plus nulis blog di laptop kesayangan gw ini yaitu tentang “Musim Hujan, Film Hujan, dan Hujan Film”.
Secara memang, wilayah Indonesia mengalami dua musim yaitu hujan dan kemarau. Biasanya musim hujan ne dateng mulai bulan Oktober hingga berakhir di bulan April, anehnya (meski nggak nyambung alias maksa) hujan penonton di bioskop pun nggak kalah deras minggu2 terakhir ini. Karuan aja di minggu2 awal pemutaran, tiket nonton film 2012 dan New Moon langsung sould out. Kaitannya dengan film, hujan selalu diidentikkan dengan adegan dramatis-suram-nan-sendu, bahkan adegan2 yang menggunakan hujan (sebagai dramatisasi adegan) ini udah di praktekkan sejak dahulu kala.

Banyak sekali film dengan adegan hujan (meski beberapa filmnya ada yang nggak begitu gw suka) dan beberapa yang pernah gw tonton diantaranya;

Gw membagi hujan menjadi 3 kategori yaitu:

Hujan pertama adalah adegan hujan yang mengiringi suasana bahagia nan menyejukkan, mengapa begitu? Karena beberapa orang disekeliling gw suka dan bahkan sampai betah berlama2 memandangi hujan. Dalam film, teori ini dilakoni Sunny dalam film Cinta Pertama yang diperan utamai oleh Bunga Citra Lestari, serta adegan romantis di film The Notebook, adegan ciuman “aneh” dalam Film Spiderman, beberapa adegan romantis dalam film Rab Ne Bana Di Jodi, dan betapa bahagianya Tim Robbin saat berhasil keluar dari penjara dalam film Shawshank Redemption.

Hujan kedua adalah hujan dimana ketegangan tercipta karenanya, karena ketika hujan dunia seperti menyempit dan memaksa pertarungan harus segera diselesaikan, contohnya adalah pertarungan terakhir antar Neo dan Mr. Smith dari film The Matrix Revolutions, dan adegan perang kolosal di Helm’s Deep dalam film Lord Of The Ring : Two Tower. Adegan hujan juga menggambarkan kegelapan-tanpa-harapan-nan-suram-bin-sendu seperti dalam film Wacthmen dan Sin City.

Hujan yang Terakhir adalah Hujan yang menyeramkan dan membuat takut orang, hujan seperti ini bisa jadi adalah hujan yang berubah menjadi bencana atau badai dan hujan dikala seseorang sedang diteror seperti hujan dalam film Return Of The Living Dead, Ghotika, The Day After Tomorrow, 2012, dan Cloudy With A Chance Of Meatball.

Eniwey, hujan memang bisa menyejukkan dan menyenangkan bila turun sewajarnya (apalagi seperti dalam film Cloudy With A Chance Of Meatball yang super yummy), tapi bisa menjadi musuh yang sangat menakutkan bila terlalu deras dan menyebabkan banjir dan longsor. Kebetulan pula musim hujan kali ini kita kedatangan film Ninja Assasins yang adegannya banyak di lakukan saat hujan plus dengan bintang utama bernama The Rain alias hujan.





Film Indonesia satu tahun terakhir semakin mengalami kemunduran dalam menyajikan sebuah hiburan bernama film khususnya film bioskop, setelah tayangan sinetron yang semakin tidak mendidik dan malah semakin membodohi penonton sekarang giliran film bioskop yang semakin terjerumus ke jurang yang sama namun lebih dalam. Sebagai penikmat film jujur saya kecewa dengan keadaan seperti ini, belum hilang dari ingatan kita tentang betapa vulgar nya adegan dalam film “Paku Kuntilanak” yang dibintangi Dewi Persik dan adegan pamer bikini dari Tamara Bleszynski di film “Air Terjun Pengantin” serta yang terbaru yaitu “Suster Keramas”. Kemunduran yang saya maksud disini adalah fenomena yang sama yang dulu sekitar tahun 90-an begitu eksis dan kini kembali dipakai yaitu film dengan tema Horror dan Seks, namun hebatnya sekarang para produser dan sutradara pencipta film horror Indonesia tersebut menggabungkan keduanya menjadi satu yaitu Horror yang ditambahi adegan seks didalamnya. Film “Suster Keramas”, “Air Terjun Pengantin”, dan “Hantu Puncak Datang Bulan” adalah contoh paling hangat dari genre tersebut.


Secara hitungan ekonomi mungkin mereka menerapkan teori dengan benar, yaitu berkorban sedikit dan meraih keuntungan yang banyak. Dengan modal yang murah dan mudah, dengan cerita ala kadarnya, dengan hanya memasang artis yang penting seksi dan pamer aurat gratisan, dengan sinematografi khas sinetron, dan beberapa faktor minus lain sebagainya film seperti ini tetap akan laris. Karena jurus ampuh yang pakai adalah nilai kontroversi yang dibawa oleh film itu sendiri, susah memang untuk menuduh mereka adalah biang keladi kemunduran psikologis penonton Indonesia karena penonton sendiri pun masih saja berdiri antri untuk nonton film ini. Dan itu terbukti dengan suksesnya film “Paku Kuntilanak” yang kabarnya telah di tonton 1,1 juta orang, film “Air Terjun Pengantin” di atas 1 juta orang, dan “Suster Keramas” 800.000 orang [Koran Jawa Pos, Minggu 07/02/2010].
“Seksi pun tetap pada konteksnya, bukan vulgar begitu. Tetap ada nilai seni dan keindahan. Yang norak itu tidak ada di film saya,” Ody Mulya Hidayat [Koran Jawa Pos, Minggu 07/02/2010]
“Menurut kami, kontroversi itu harus ada. Karena harus ada sesuatu yang dibicarakan. Saya sih tidak pede kalau sekadar menjual film saja,” Ody Mulya Hidayat [Koran Jawa Pos, Minggu 07/02/2010]
Belum juga film “Suster Keramas” turun dari bioskop, giliran film “Kain Kafan Perawan” dan “Di Perkosa Setan” yang akan diputar di bioskop indonesia. Bahkan pengamat film Yan Widjaja mengatakan ada sekita 20 film horror-sex yang akan di rilis di bioskop sepanjang tahun 2010, hal ini menandakan bahwa film dengan jual belahan dada, paha, pantat, dan bibir sensual sangat diminati oleh penonton indonesia persis ketika film indonesia diambang kehancuran dan mati suri pada tahun 1990-an. Namun bila tidak dicegah oleh sineas sendiri, sepertinya kali ini film indonesia akan segera mati sungguhan.
.


Oscar : 82nd Annual Academy Awards Nominees

 
Oscar : 82nd Annual Academy Awards Nominees

Well, akhirnya yang ditunggu akan hadir juga. benar Oscar kembali untuk yang ke 82 kali, pergelaran Academy Award ini akan dilaksanakan pada tanggal maret 7th 2010 di Kodak Theater Hollywood. yang menarik dari Oscar kali ini adalah masuknya Avatar dan Hurt Locker, karena sutradara kedua movie tersebut dulunya adalah suami istri yang sekarang sudah cerai. selain itu, yang menarik kali ini juga datang dari nominasi best picture yang berjumlah 10 nominasi.

Saya pribadi sudah menjagokan beberapa movie yang pernah saya tonton tentunya, jelas ini cuma pilihan iseng dari saya pribadi, namun jika pun benar berarti itu hanyalah sebuah kebetulan, dan ingat pengumuman pemenang sesungguhnya masih tanggal 7 maret 2010 jadi tunggu saja. beberapa prediksi yang saya yakini akan menang ditandai dengan warna biru, diantaranya adalah :

Actor in a Leading Role

1.Jeff Bridges in “Crazy Heart”
2.George Clooney in “Up in the Air”
3.Colin Firth in “A Single Man”
4.Morgan Freeman in “Invictus”
5.Jeremy Renner in “The Hurt Locker”

Actor in a Supporting Role

1.Matt Damon in “Invictus”
2.Woody Harrelson in “The Messenger”
3.Christopher Plummer in “The Last Station”
4.Stanley Tucci in “The Lovely Bones”
5.Christoph Waltz in “Inglourious Basterds”

Actress in a Leading Role

1.Sandra Bullock in “The Blind Side”
2.Helen Mirren in “The Last Station”
3.Carey Mulligan in “An Education”
4.Gabourey Sidibe in “Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire”
5.Meryl Streep in “Julie & Julia”

Actress in a Supporting Role

1.Penélope Cruz in “Nine”
2.Vera Farmiga in “Up in the Air”
3.Maggie Gyllenhaal in “Crazy Heart”
4.Anna Kendrick in “Up in the Air”
5.Mo’Nique in “Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire”

Animated Feature Film

1.“Coraline” Henry Selick
2.“Fantastic Mr. Fox” Wes Anderson
3.“The Princess and the Frog” John Musker and Ron Clements
4.“The Secret of Kells” Tomm Moore
5.“Up” Pete Docter

Art Direction

1.“Avatar” Art Direction: Rick Carter and Robert Stromberg; Set Decoration: Kim Sinclair
2.“The Imaginarium of Doctor Parnassus” Art Direction: Dave Warren and Anastasia Masaro; Set Decoration: Caroline Smith
3.“Nine” Art Direction: John Myhre; Set Decoration: Gordon Sim
4.“Sherlock Holmes” Art Direction: Sarah Greenwood; Set Decoration: Katie Spencer
5.“The Young Victoria” Art Direction: Patrice Vermette; Set Decoration: Maggie Gray

Cinematography

1.“Avatar” Mauro Fiore
2.“Harry Potter and the Half-Blood Prince” Bruno Delbonnel
3.“The Hurt Locker” Barry Ackroyd
4.“Inglourious Basterds” Robert Richardson
5.“The White Ribbon” Christian Berger

Costume Design

1.“Bright Star” Janet Patterson
2.“Coco before Chanel” Catherine Leterrier
3.“The Imaginarium of Doctor Parnassus” Monique Prudhomme
4.“Nine” Colleen Atwood
5.“The Young Victoria” Sandy Powell

Directing

1.“Avatar” James Cameron
2.“The Hurt Locker” Kathryn Bigelow
3.“Inglourious Basterds” Quentin Tarantino
4.“Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire” Lee Daniels
5.“Up in the Air” Jason Reitman

Documentary (Feature)

1. “Burma VJ” Anders Østergaard and Lise Lense-Møller
2.“The Cove” Nominees to be determined
3.“Food, Inc.” Robert Kenner and Elise Pearlstein
4.“The Most Dangerous Man in America: Daniel Ellsberg and the Pentagon Papers” Judith Ehrlich and Rick Goldsmith
5.“Which Way Home” Rebecca Cammisa

Documentary (Short Subject)

1. “China’s Unnatural Disaster: The Tears of Sichuan Province” Jon Alpert and Matthew O’Neill
2. “The Last Campaign of Governor Booth Gardner” Daniel Junge and Henry Ansbacher
3.“The Last Truck: Closing of a GM Plant” Steven Bognar and Julia Reichert
4.“Music by Prudence” Roger Ross Williams and Elinor Burkett
5.“Rabbit à la Berlin” Bartek Konopka and Anna Wydra

Film Editing

1. “Avatar” Stephen Rivkin, John Refoua and James Cameron
2. “District 9” Julian Clarke
3. “The Hurt Locker” Bob Murawski and Chris Innis
4. “Inglourious Basterds” Sally Menke
5. “Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire” Joe Klotz

Foreign Language Film

1. “Ajami” Israel
2. “El Secreto de Sus Ojos” Argentina
3. “The Milk of Sorrow” Peru
4. “Un Prophète” France
5. “The White Ribbon” Germany

Makeup

1. “Il Divo” Aldo Signoretti and Vittorio Sodano
2. “Star Trek” Barney Burman, Mindy Hall and Joel Harlow
3. “The Young Victoria” Jon Henry Gordon and Jenny Shircore

Music (Original Score)

1. “Avatar” James Horner
2. “Fantastic Mr. Fox” Alexandre Desplat
3. “The Hurt Locker” Marco Beltrami and Buck Sanders
4. “Sherlock Holmes” Hans Zimmer
5. “Up” Michael Giacchino

Music (Original Song)

1. “Almost There” from “The Princess and the Frog” Music and Lyric by Randy Newman
2. “Down in New Orleans” from “The Princess and the Frog” Music and Lyric by Randy Newman
3. “Loin de Paname” from “Paris 36” Music by Reinhardt Wagner Lyric by Frank Thomas
4. “Take It All” from “Nine” Music and Lyric by Maury Yeston
5. “The Weary Kind (Theme from Crazy Heart)” from “Crazy Heart” Music and Lyric by Ryan Bingham and T Bone Burnett

Best Picture

1. “Avatar” James Cameron and Jon Landau, Producers
2. “The Blind Side” Nominees to be determined
3 “District 9” Peter Jackson and Carolynne Cunningham, Producers
4. “An Education” Finola Dwyer and Amanda Posey, Producers
5. “The Hurt Locker” Nominees to be determined
6. “Inglourious Basterds” Lawrence Bender, Producer
7. “Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire” Lee Daniels, Sarah Siegel-Magness and Gary Magness, Producers
8. “A Serious Man” Joel Coen and Ethan Coen, Producers
9. “Up” Jonas Rivera, Producer
10. “Up in the Air” Daniel Dubiecki, Ivan Reitman and Jason Reitman, Producers

Short Film (Animated)

1. “French Roast” Fabrice O. Joubert
2. “Granny O’Grimm’s Sleeping Beauty” Nicky Phelan and Darragh O’Connell
3. “The Lady and the Reaper (La Dama y la Muerte)” Javier Recio Gracia
4. “Logorama” Nicolas Schmerkin
5. “A Matter of Loaf and Death” Nick Park

Short Film (Live Action)

1. “The Door” Juanita Wilson and James Flynn
2. “Instead of Abracadabra” Patrik Eklund and Mathias Fjellström
3. “Kavi” Gregg Helvey
4. “Miracle Fish” Luke Doolan and Drew Bailey
5. “The New Tenants” Joachim Back and Tivi Magnusson

Sound Editing

1. “Avatar” Christopher Boyes and Gwendolyn Yates Whittle
2. “The Hurt Locker” Paul N.J. Ottosson
3. “Inglourious Basterds” Wylie Stateman
4. “Star Trek” Mark Stoeckinger and Alan Rankin
5. “Up” Michael Silvers and Tom Myers

Sound Mixing

1. “Avatar” Christopher Boyes, Gary Summers, Andy Nelson and Tony Johnson
2. “The Hurt Locker” Paul N.J. Ottosson and Ray Beckett
3. “Inglourious Basterds” Michael Minkler, Tony Lamberti and Mark Ulano
4. “Star Trek” Anna Behlmer, Andy Nelson and Peter J. Devlin
5. “Transformers: Revenge of the Fallen” Greg P. Russell, Gary Summers and Geoffrey Patterson

Visual Effects

1. “Avatar” Joe Letteri, Stephen Rosenbaum, Richard Baneham and Andrew R. Jones
2. “District 9” Dan Kaufman, Peter Muyzers, Robert Habros and Matt Aitken
3. “Star Trek” Roger Guyett, Russell Earl, Paul Kavanagh and Burt Dalton

Writing (Adapted Screenplay)

1. “District 9” Written by Neill Blomkamp and Terri Tatchell
2. “An Education” Screenplay by Nick Hornby
3. “In the Loop” Screenplay by Jesse Armstrong, Simon Blackwell, Armando Iannucci, Tony Roche
4. “Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire” Screenplay by Geoffrey Fletcher
5. “Up in the Air” Screenplay by Jason Reitman and Sheldon Turner

Writing (Original Screenplay)

1. “The Hurt Locker” Written by Mark Boal
2. “Inglourious Basterds” Written by Quentin Tarantino
3. “The Messenger” Written by Alessandro Camon & Oren Moverman
4. “A Serious Man” Written by Joel Coen & Ethan Coen
5. “Up” Screenplay by Bob Peterson, Pete Docter, Story by Pete Docter, Bob Peterson, Tom McCarthy

Catatan Nonton Bulan January 2010


Seretnya film yang dirilis di bulan january 2010 ini membuat saya secara pribadi malas untuk mengunjungi bioskop, film yang menarik pun sudah saya tonton desember tahun tahun lalu seperti Sherlock Holmes, Avatar, Sang Pemimpi, dan bahkan film Baleu 13 : Ultimatum dan Hallowen II sudah saya tonton beberapa bulan yang lalu meski waktu itu nontonnya lewat DVD Bajakan. Judul yang baru datang dari Spy Next Door dan Hari Untuk Amanda, namun aksi terbaru Jackie Chan kurang begitu sreg dan film terbaru Oki Antara hanya sebentar mangkal di bioskopnya, hingga pertengahan bulan film Lovely Bones dan The Book Of Eli yang ditunggu juga belum datang. Namun pada akhir bulan tiba, ketika duit sangu dari orang tua sudah tinggal beberapa lembar dan tenggat membayar SPP kuliah hanya tinggal beberapa hari lagi, rentetan judul film yang bagus mulai berdatangan seperti aksi Mel Gibson dalam Edge Of Darkness dan film perang semi religius berjudul Legion. Tentu kedua film yang hari ini sudah mangkal di beberapa bioskop tersebut belum bisa saya tonton dengan alasan keuangan dan beberapa tanggung jawab di meja kampus yang belum sepenuhnya terselesaikan dengan mulus, bahkan satu diantaranya masuk dalam taraf bermasalah. Namun tidak untuk bulan February, karena hasrat menyaksikan malaikat bersayap nenteng basooka dan aksi brutal seorang bapak yang mencari pembunuh anaknya dalam Legion dan Edge Of Darkness itu masih ada dan begitu menggoda hati, apalagi saya pribadi juga menunggu kedatangan Percy Jackson And The Olympians : The Lightning Thief, Velntine’s Day, The Wolfman, Shutter Island dan Dear John. Ah, sepertinya bulan february akan menjadi penanda kembalinya hasrat nonton dibioskop bagi saya pribadi dan mungkin beberapa penikmat film lainnya.

Fenomena Bioskop 3D (2009)


What We Say : Woow trend film 3D rupanya menjadi komoditi panas Hollywood dalam mengeruk duit penonton, hampir tiap bulan kita disuguhin satu atau dua film yang berformat 3D dan jumlah bioskop 3D-nya pun makin hari makin berjubel, meski lumayan mahal namun terbukti film 3D terbukti laris bak kacang goreng di musim hujan. Indonesia pun kayaknya merespon positif teknologi terbaru ini, namun itu pun nggak semua bioskop yang masang teknologi ini, dan kebetulan di Jawa Timur hanya satu bioskop yaitu di Surabaya Town Square (SUTOS XXI) dengan harga ticket (25/11/09) untuk hari Senen-Kamis IDR 25.000, Jum’at IDR 35.000, dan Sabtu-Minggu IDR 50.000 ajigile mahalnya! Bisa2 lansung gulung tikar jadi gembel tuh 
Btw Menurut gue sih lebih seru ngliat yang 3D yah ketimbang yang biasa (meski gue pribadi belum pernah nonton yang 3D hehe..) gambarnya lebih hidup dan nyata karena ntar kita menggunakan kacamata khusus 3D, nah tapi 3D juga ada ruginya lho.. terutama bagi yang belum mahir bahasa inggris khususnya listening karena bila kita nonton film kayak ginian (3D) tek subtitle indonesianya nggak ada sama sekali! Mungkin biar nggak mengganggu tayangan 3D-nya kali yah? Tapi itu tantangan terbesar bagi warga Indonesia (terutama gue) bila ingin merasakan sensasi tayangan dengan teknologi paling maju ini, duh sayang sekali hehe mungkin kita perlu sedikit kursus kilat listening bahasa inggris ne biar paham..
Related Posts with Thumbnails
top