Showing posts with label Film Science Fiction. Show all posts
Showing posts with label Film Science Fiction. Show all posts

Movie Review : The Book Of Eli [2010]

Bagi saya tidak banyak aktor kulit hitam yang minimal baik secara akting maupun memiliki popularitas sebagai aktor favorit, dan jelas Denzel Washington berada dalam list pemain kulit hitam paling top selain Will Smith dalam dunia perfilman. film The Book Of Eli yang sedianya dirilis januari yang lalu memang menajdi incaranku sebagai film pembuka tahun 2010 selain Edge Of Darkness yang sudah sukses saya tonton awal tahun tersebut, namun ternyata khusus film Washington ini mengalami penundaan dalam perilisannya di Indoensia.

Poster Film The Book Of Eli [2010]

Secara umum film ini bercerita tentang (21cineplex.com) suatu masa di masa depan, tiga puluh tahunan setelah perang terakhir, seorang pria berjalan kaki menyusuri kota mati yang dahulunya adalah Amerika. Jalanan menjadi milik kelompok-kelompok jahat yang sanggup membunuh demi sepasang sepatu, seteguk air atau demi tanpa apa pun. Namun kekuatan mereka tidak sebanding dengan musafir ini. Seorang ksatria dengan sebuah tugas, Eli (Denzel Washington) mencari kedamaian, namun jika ditantang, ia akan mengalahkan semua penyerangnya sebelum mereka sadari kesalahan mereka. Bukan nyawanya yang ia jaga melainkan harapan untuk masa depan, sebuah harapan yang ia bawa dan lindungi selama tiga puluh tahun. Dorongan komitmen dan kepercayaan yang lebih besar dari yang ia miliki, Eli melakukan apa yang seharusnya ia lakukan dan terus menerus. Hanya ada satu lawan yang mengetahui kekuatan Eli, dan ia ingin merebutnya yaitu Carnegie (Gary Oldman), raja egois yang memimpin kota para pencuri dan penembak. Sementara itu, anak angkat Carnegie, Solara (Mila Kunis) terpesona oleh Eli karena alasan lain visi yang ditawarkan Eli melebihi yang dimiliki ayah tirinya. TIdak mudah mengalahkannya. Tidak ada tidak seorang pun dapat menghalanginya. Eli harus mencapai tujuannya dan membawa bantuan bagi umat manusia

Film ini pada awalnya memiliki pemandangan khas film lain yang beraroma post-apocalyptic atau jaman pasca kiamat semisal I Am Legend, The Road, Terminator Salvation, Waterworld, dan lain lain, kelebihan film ini mungkin terlihat pada imbuhan action dari Denzel dengan kelompok manusia yang semakin kanibal tersebut. konsep cerita yang bawa oleh film ini sedikit mengarah pada sisi religius dan mungkin lebih tepat sebagai film religius namun dengan tambahan action didalamnya, perjuangan Eli untuk melindungi buku ini sebenarnya cukup aneh apabila dia kemudian bertujuan untuk membuat manusia kembali menjadi manusia dan memiliki rasa kemanusiaan mengingat kondisi pasca kiamat di film ini menggambarkan manusia-manusianya memiliki cara berfikir yang instan dan primitif semenjak makin berkurangnya harapan untuk bertahan hidup secara standard semisal makan minum dan lainnya. imbuhan action jelas berpengaruh terhadap hasil akhir dari film ini, terlihat meski sedikit namun gaya "perang" yang diperlihatkan cukup maksimal ditengah dunia yang sudah tidak terurus dan sangat muram durja ini. Menilik kualitas acting terutama untuk Denzel Washington, dia bermain baik disini meski bagi saya masih berada jauh dibawah Indside Man [2006] dan berselisih tipis dengan American Gangster [2007]. dengan pakaian lusuh dan bibir kering serasa sudah berhari-hari belum minum namun memiliki insting bertarung yang jujur sangat hebat untuk kalangan orang yang sedang dilanda dehidrasi, Gary Oldman juga bermain bagus di film ini dan ternyata juga sanggup bermain dikarakter jahat yang berbanding terbalik dengan peran sebelumnya dalam film The Drak Knight [2008]. yang terlihat kurang mungkin akting Mila Kunis yang hanya kebagian peran "pemanis" dalam film ini, karakternya kurang berkembang meski cukup sentral dari awal hingga akhir selain kedua aktor diatas.

Overall, sangat disayangkan memang Denzel Washington mau terlibat dalam film ini mengingat temanya yang agak popcorn meski secara spesifik masih original terutama bagian pengembaraan ini setidaknya sebelum film ini belum ada yang mengangkat tema religius pasca kiamat, bagaimanapun Denzel tetap menjadi penyelamat film ini layaknya I Am Legend yang terlselamati oleh Will Smith tempo hari. dan bahkan beberapa pengamat mengatakan bahwa film The Book Of Eli merupakan salah satu film terburuk milik Denzel Washington, namun apapun itu film ini masih memiliki point positif. agak kurang begitu recomended kecuali bila anda memang menyukai kisah post apoclypstic semisal knowing dan kawan-kawannya.

Pemain : Dnezel Washington, Gary Oldman, Mila Kunis, Ray Stevenson, Jennifer Beals, Frances De La Tour, Micahel Gambon.
Sutradara : Albert and Allen Hughes
Durasi : 117 Menit
Penulis Naskah : Gary Whitta
Produser : Joel Silver, Denzel Washington, Susan Downey.
Distributor : Columbia Pictures
Homepage : http://thebookofeli.warnerbross.com/


Movie Review : Moon - [2009]

Sinopsis : Film ini pada awalnya menampilkan footage berupa tampilan berita TV bahwa Di masa depan, umat manusia yang mengalami krisis energi, menemukan sumber tenaga baru bernamaHelium-3, sebuah sumber tenaga yang cadangan daya terbesarnya ada di bulan. Sam Bell (Sam Rockwell) adalah astronot, pegawai perusahaan penambang Lunar Industries. Ia dikontrak selama 3 tahun untuk menambang mineral di sana. Sam ditempatkan seorang diri tanpa rekan di stasiun luar angkasa. Satu-satunya teman yang dapat diajak berkomunikasi, adalah komputer dengan kecerdasan buatan bernama Gerty (Kevin Spacey). Hanya tersisa dua pekan masa tugasnya berakhir setelah 3 tahun bekerja di Bulan. Pada sebuah inspeksi rutin di permukaan bulan, tiba-tiba Sam merasa tak enak badan. Ia mengalami sakit kepala yang hebat dan berhalusinasi dan kemudian menabrak truk besar didepannya. Saat tersadar, Sam mendapati dirinya sudah kembali berada di stasiun. Dari sinilah keanehan mulai terjadi, dengan waktu yang tersisa, ia coba menguak misteri ini.

Cast : Sam Rockwell (Sam Bell), Kevin Spacey (GERTY), Dominique McElligott (Tess Bell), Rosie Shaw (Little Eve), Andrienne Shaw (Nanny).
Sutradara : Duncan Jones
Naskah : Nathan Parker dan Duncan Jones
Tanggal Rilis : 17 July 2009 [UK]
Durasi : 97 Menit
Genre : Drama, Mystery, Sci-Fi, Thriller.
Tagline : "The Last Place You’d Ever Expect To Find Yourself"
Distributors : Liberty Film, UK

Komentar Kami :  Angkasa adalah sebuah dunia luas yang sangat misterius, batas dunia ini begitu menakutkan hingga banyak kalangan menyimpulkan beberapa hal tentangnya. wahana luar angkasa juga menjadi ladang ilmu pengetahuan baru yang tidak bisa ditemukan di dunia, hingga banyak negara adikuasa berlomba-lomba untuk "menguasainya". film ini bisa dibilang ingin mengakomodasi hal tersebut dari sisi psikis para astronout-nya, dan itulah kekuatan dari film yang dibintangi oleh Sam Rockwell ini. film Moon bukanlah film dengan biaya se-raksasa Armageddon yang popcorn, bukan pula wah hingga mampu menjangkau antar galaxy seperti Star Wars, dan bukan pula begitu menakutkan seperti film Alien. film ini mencoba mencari alternatif lain yaitu thriller-psikologis, yaitu mengetengahkan faktor psikis atronout yang sendirian diluar angkasa selama tiga tahun.

Sebagai film kecil, cerita yang diracik oleh Nathan Parker dan Duncan Jones sendiri begitu apik. hal ini kembali membangunkan kita bahwa tak perlu biaya raksasa untuk membuat sebuah film fiksi ilmiah berkualitas tinggi, hanya dengan bermodal naskah yang baik maka film ini pun menjadi contoh yang harus dipikirkan lagi oleh sutradara-sutaradra sci-fi lainnya. apalagi jika mengkaitkan secara ilmiah bahwa diluar angkasa issue tentang alien masihlah simpang siur kebenarannya, yang kemudian dalam film ini kita mengenalnya hanya akibat dari halusinasi. faktor-faktor ilmiah di film ini masih lebih baik daripada film sci-fi besar lainnya yang berbiaya besar, seperti ruang hampa udara, kendaran luar angkasa, dan sulitnya terjadi percikan api, dan lain-lain.



Sam Rockwell yang kita ketahui pernah main di film Hitchhiker's Guide To The Gal;axy [2005], Frost/Nixon [2008], Charlie's Angel [2000], dan Green Mile [1999] serta akan kembali muncul tahun ini dalam Iron Man 2 sebagai Justin Hammer menjadi tugas yang berat baginya, apalagi di film ini Sam memenuhi 90% durasi filmnya sebagai atronout yang mengalami gangguan psikologis berat. namun semua itu dilahapnya dengan baik, aktingnya bagus dan sangat meyakinkan. kita seakan-akan menebak bahwa dia sedang mengalami halusinasi, namun kejutan dibelakang siap membuat anda tahu bahwa terkadang Sam bukan hanya mengalami halusinasi biasa. selanjutnya adalah Kevin Spacey yang kita ketahui pernah menjadi musuh Superman Returns [2006] yaitu sebagai Lex Luthor, disini dia hanya meminjamkan suaranya saja sebagai robot pintar bernama Gerty. namun meski begitu, suaranya sangat membantu feel film ini.

Finally, film tentang kesendirian diluar angkasa yang luas namun terasa sangat sempit ini begitu luar biasa dengan dukungan penuh Sam dan Gerty yang 90% mengisi film ini, dan disokong pula dengan detail-detail luar angkasa yang bisa dipertanggung jawabkan keilmiahannya membuat film ini selalu dikaitkan dengan 2001 : Space Oddysey yang terkenal itu. bagi penyuka film sci-fi dan film tentang psikologi, film ini sangat direkomendasikan untuk dikoleksi sebagai tontonan home video bersama keluarga anda.


Fenomena Dan Trend Film 3D Dan Bioskop 3D : Top 3D Movie List 2010


Peta perfilman dunia (baca hollywood) sekarang bergeser pelan tapi pasti ke arah pemanfaatan teknology 3D, apalagi setelah kesuksesan Avatar yang merupakan film 3D terlaris sepanjang sejarah hingga hari ini. bila di tahun 2009 lalu jumlah film yang memakai format 3D yang mengharuskan tiap penontonnya memakai kacamata khusus hanya berjumlah hitungan jari tangan, maka tahun ini jumlah itu ditambah dengan jari kaki. sekitar 22 film yang akan beredar tahun ini memakai format 3D untuk bioskop 3D standard, RealD, dan bahkan IMAX 3D, judul-judul populer semisal Shrek 4, Harpot edisi ke-7, Alice, hingga Saw VII yang kini ikutan meramaikan sensasi film 3D. tentu pertimbangan pemilihan format ini mengandung dua unrsur yaitu positif dan negatif, unsur positifnya adalah perluasan pasar. maksud disini adalah sebuah film yang dibuat khusus 3D pasti memiliki versi 2D, jadi hitungan penonton juga akan melonjak, apalagi versi 3D sangat disukai oleh kaum anak-anak. selanjutnya adalah visualisasi dari sensasi special effectnya bener-bener hidup, jadi kita sekakan-akan berada pada dunia yang ada dalam filmnya. namun 3D juga mengandung point negatif terutama bila sebuah film tertentu dipaksakan menjadi 3D, unsur kekurangan ide  dan sekedar ikutan trend adalah biang keladinya, selain itu khusus wilayah Indonesia tidak semua warga negara ini yang menguasai bahasa inggris jadi sangat menyulitkan untuk mencerna dan mengikuti ajalan ceritanya, pengecualian terjadi untuk kasus film How To Train Your Dragon yang sekarang sudah menyediakan subtitle indonesia kedalam filmnya. point negatif lainnya adalah masih kurangnya jumlah bioskop 3D diseluruh nusantara, bahkan diajawa timur saja bisokop 3D hanya terdapat di SUTOS (Surabaya Town Square) saja.
Bioskop yang menyediakan format 3D dan RealD di indonesia yaitu :

Cinema 21/XXI
Jakarta di : Gading XXI, Plaza Indonesia XXI, Plaza Senayan XXI, Pondok Indah XXI, Puri XXI, Senayan City XXI, Studio XXI EX
Bandung di : Ciwalk XXI
Medan di : SUN
Bogor di : Botani XXI
Tangerang di : Serpong XXI
Bekasi di : Mega Bekasi XXI
Surabaya di : Sutos XXI

Blitz Megaplex
Paris Van Java, Bandung
Grand Indonesia, Jakarta
Pasific Place, Jakarta
Mall Of Indonesia, Jakarta
Teras Kota, Tangerang


Daftar Film 3D yang akan dirilis tahun 2010

01. Alice In Wonderland (05/03/10)
02. Hubble (19/03/10)
03. How To Train Your Dragon (26/03/10)
04. Clash Of The Titans (02/04/10)
05. Shrek 4 : Forever After (21/05/10)
06. Toy Story 3 (18/06/10)
07. Cats And Dogs 2 : The Revenge Of Kitty Gallore (30/07/10)
08. Despicable Me (09/07/10)
09. O Apostolo (2010)
10. Step Up 3 (06/08/10)
11. Piranha (27/08/10)
12. Resident Evil 4 : Afterlife (10/09/10)
13. Legend Of The Guardians (24/09/10)
14. Alpha And Omega (01/10/10)
15. Jackass 3 (15/10/10)
16. Saw VII (22/10/10)
17. Megamind (11/10)
18. Tangled (12/11/10)
19. Harry Potter : The Deathly Hollow Part 1 (19/11/10)
20. Amphibious (2010)
21. Tron Legacy (12/2010)
22. Avatar (Re-Release For Summer)

(Darftar film diatas diambil dari situs Flick/majalah online)

Data Box Office Untuk Peringkat 15 Film 3D Teratas Sepanjang Masa Hingga Tanggal 29 Maret 2010 (boxofficemojo.com):

01. Avatar $740.408.000
02. Alice In Wonderland $293.100.000
03. Up $293.004.000
04. Monster Vs Aliens $198.352.000
05. Ice Age : Dawn Of The Dinosaurs $ 196.573.000
06. The Polar Express $181.320.000
07. A Christmas Carol $137.855.000
08. Chicken Little $135.386.000
09. Cloudy With A Chance Of Meatball $124.870.000
10. G-Force $119.436.000
11. Bolt $114.053.000
12. Spy Kids 3D : Game Over $111.761.000
13. Journey To The Center Of The Earth $101.704.000
14. Meet The Robinson $97.822.000
15. Beowulf $82.280.000

Beberapa Cuplikan Film 3D Tahun Rilis 2010
 


Movie Review : Avatar [3D]

“...Enter The World Of Blue Film...”

SUTOS XXI, Studio 3, Row A-11, Date 17 Desember 2009, Time 12.15WIB, Rp 25.000;
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Review : Sama persis dengan acara film tengah tahun yang diramaikan berbagai film Box Office mulai dari X-MEN ORIGINS : WOLVERINE yang kemudian ditutup dengan film G.I.JOE : THE RISE OF COBRA agustus yang lalu, akhir tahun juga biasanya selalu diramaikan dengan film2 berbudget raksasa yang siap menghibur seluruh penonton seantero Bumi. Begitu pula dengan proyek AVATAR yang juga merupakan film yang masuk kategori “Most anticipated of the year”. Di luar itu, akhirnya tugas kelompokQ di bangku kuliah kelar juga, dan bener2 sukses menguras tenaga dan pikiranQ hehe. Well dari pada larut dalam stress gw cabut aja ke bioskop untuk liat film AVATAR [3D], jujur ni pertama gw nonton film di hari pertama pemutaran alias Premiere wah ternyata rame banget ya.

Aniwey mumpung AVATAR [3D] pas hari kamis kemaren awal pemutarannya ya gw nggak nyia2kan donk, dan gw udah nyiapin duit menanti film ini, hmm akhirnya 25 rebu habis juga. Gw nontonnya di Sutos XXI, satu2nya bioskop yg katanya paling keren, paling mahal, dan paling lengkap serta satu2nya bioskop di Jatim yg ada 3D-nya.

Awalnya gw pengen liat film SANG PEMIMPI (yg juga lagi premiere hari kamis kemaren [17/12/09]) tapi gara2 duit kurang ujung2nya ya batal juga, mungkin minggu depan aja wez sekalian liat film SHERLOCK HOLMES (Film Detektif keren dengan sutradara paporit gw/Guy Ricthie). Back to AVATAR, secara cerita film ini lumayan ringan (tapi malah karena itu gw suka banget) meski masih belum bisa di kategorikan cetek. Secara garis besar (gw bilang gitu karena gw liat yg 3D yg otomatis filmnya nggak ada substitle Indonesia sama sekali dan parahnya gw nggak begitu lancar bahasa inggris apalagi mahir) film ini bercerita tentang Jake Sully (Sam Worthington), mantan angkatan laut Amerika yang cacat akibat perang, jadi dia terpilih untuk berpartisipasi dalam program yang bernama AVATAR. Jack menuju ke PANDORA, sebuah hutan di sebuah planet yg jujur sampe membuat gw bengong-dan-takjub-luar-biasa karena keindahannya. Namun PANDORA juga menyimpan jutaan misteri salah satunya adalah suku Na’vi, makhluk yang mirip manusia dengan kehidupan primitif. Nah, si Jake ini di ubah menjadi suku Na’vi untuk mempelajari keadaan planet ini dan kemungkinan pemanfaatannya.
Di PANDORA, dengan tubuh AVATAR, Jake dapat berjalan kembali. Di hutan PANDORA, Jake melihat banyak keindahan dan bahaya. Ia juga bertemu dengan wanita muda Na’vi bernama Neytiri (Zoe SaldaƱa). Jake berbaur dengan suku Na’vi dan jatuh cinta kepada Neytiri. Saat PANDORA di rusak/di ekploitasi oleh manusia, dan suku Na’vi memerintahkan untuk melindungi rumahnya, Jake terjepit antara tujuannya dikirim oleh militer ke PANDORA dan suku Na’vi, memaksanya untuk memihak pada satu pilihan yang akan menentukan nasib bumi dan suku Na’vi.


Well, pertama kali menikmati sensasi 3D apalagi untuk film sebesar AVATAR bener2 nggak mengcewakan sama sekali, gambarnya bener2 hidup dan system suaranya (dolby digital khusus 3D) bener2 menggelegar. Dari sektor akting, mas Sam kayaknya kebanyakan tersenyum ya di film ini, malah yg paling keren tu mbak Zoe, tapi chermistry keduanya bener2 manted-jaya-makmur-sentosa coy. Yang gw suka dari film ini lagi2 adalah dari sektor Special Effect yg bener2 belum pernah ada sebelumnya, kini lupakan Film KINGKONG, TRANSFORMERS, LORD OF THE RING, apalagi 2012 yang masih keliatan bo’onganny, bakalan kalah jauh deh. Di film ini kita bener2 nggak bisa mbedain yg Special Effect dan bukan! Bener2 menghibur, spektakuler, dan canggih total. karena ini merupakan proyek raksasa impian sutradara ambisius plus perfeksionis Om James Cameron, seperti yang kita tau sang sutradara adalah orang di balik suksesnya ALIEN, TITANIC yang dahsyat nan memilukan itu, THE ABYSS yang spektakuler (untuk jamannya), serta TERMINATOR 2 yang keren abis itu. tentu proyek AVATAR ini merupakan mahakarya yang layak di tunggu karena proyek film yang dah digarap sejak TITANIC tayang ini nggak akan sanggup ditandingi (SPECIAL EFFECTnya) bahkan hingga 5 tahun kedepan dan pantas di sebut sebagai makanan penutup paling nikmat tahun ini!, jadi Duit 25 ribu gw ikhlas habis gara2 hanya buat liat film ini!

Kelebihan film ini adalah instrument (Score) dan rekyasa suaranya bener2 keren ditambah suasana hutan dan isinya Yang-Bener2-Super-Sangat-Indah-Banget (entahlah kata2 apa lagi yg musti gw tambah), OSTnya keren abis (must buy it), adegan actionnya nomer wahid (terutama adegan pertempuran antara Manusia [sebagian memakai Robot] dengan Bangsa Na’vi), plus Special Effectnya yang nggak bosen2nya gw puji. gila pokoknya film ini, mending kalian liat di bioskop aja (rekomendasi yang 3D) soalnya bila lewat versi Pirate-nya bakalan "Nggak Dapet" sensasinya!
Cast :


Sam Worthington as Jack Sully


Zoe Saldana as Neytiri


Sigourney Weaver as Dr. Grace Augustine


Stephen Lang as Colonel Miles Quaritch


Joel Moore as Norm Spellman


Giofani Ribisi as Parker Selfridge


Michelle Rodriguez as Trudy Chacon


Laz Alonso as Tsu'tey


Wes Studi as Eytukan


CCH Pounder as Moat


Dileep Rao as Dr. Max Patel




Director : James Cameron
Avatar Movie Quote :
Jack Sully : [to Tsu'tey] With your permission, I will speak now. You would honor me by translating.
[to the assembled Na'vi]
Jack Sully : The Sky People have sent us a message... that they can take whatever they want. That no one can stop them. Well, we will send them a message. You ride out as fast as the wind can carry you. You tell the other clans to come. Tell them Toruk Makto calls to them! You fly now, with me! My brothers! Sisters! And we will show the Sky People... that they can not take whatever they want! And that this... this is our land!
Avatar Movie Scene Gallery :


Movie Review : 2012 [2009]

".. We Were Warned.."
CITO 21, Studio 1, Row B-9, Date 02 Desember 2009, Time 11.45WIB, Rp 15.000;
---------------------------------------------------------------------------------------------
Review : Setelah bener-bener kebelet pengen nonton film 2012 (dua minggu yg lalu gw ke bioskop pengen liat film ini, tapi kehabisan ticket), dan penasaran dengan issue nggak sedap mulai dari fatwa MUI yang aslinya kok malah makin mendukung minat calon penonton buat ngliat film ini. (Bukankah sesuatu yg makin dilarang akan [makin] membawa penasaran? Hehe..) Gue pergi ngliat film ini dengan tanpa ekspektasi apapun tentang isi filmnya, karena bagi gw kiamat itu hanya ALLAH Subhanahu Wataala yang menentukan. Kita manusia, atau suku Maya, dan suku apapun itu tidak berhak sama sekali menetapkan hari kiamat, lha wong Nabi se-keren Nabi Muhammad SAW aj g dikasi tau. Yg gw pikirkan spanjang jalan menuju tempat film ini diputer bukanlah itu, namun yg gw pikirin hanyalah duit gw bakalan habis (biasalah anak kost), ngantri ticket hingga capek puol, terkesima dg teaser trailernya, atau yg rada parah dikit adalah kehabisan ticket (bangsat, yg terakhir bener2 terjadi n menimpa gw, sial dah gw pulang dg mbawa kekecewaan) Film ini termasuk sangat sukses dari segi penjualan tiket di seluruh dunia, termasuk di Indonesia tapi anehnya di amrik sono kok malah biasa2 aja. Ditambah lagi larangan MUI dan FPI (dan sejenisnya) yang mengatakan mau menarik film ini dari peredaran. Dengan alasan, katanya film ini menggoyahkan iman, habis nonton film ini imanku baek2 saja kok, sungguh sebuah alasan yg nggak masuk akal Hehe. Ini terbukti lho bahkan temen2 gw malah udah bertobat n rajin sholat gara2 takut ntar mati bakal ngrasain balasan yg lebih pedih dari hanya nonton film ini di bioskop dg sound system keren, AC yg super dingin, sofa yang empuk, apalagi bareng pacar kilahnya. Buat temen2 yg pengen tobat n belajar banyak tentang kiamat, bias jadi refrensi tuh apalagi ditambah The Day After Tomorrow dan Ayat-ayat Cinta (m’f yg terkhir g nyambung)


Anyway, filmnya sendiri biasa-biasa standard2 aja yah. Hanya menang di efeknya yang “see before your die”, khas seperti film2 Roland Emmerich sebelumnya (Independence Day, 10.000, Godzilla, dan The Day After Tomorrow). Cocoklah seperi quote trailernya yg berbunyi “The end is just the beginning” Plot cerita klise banget, akting pemain juga tidak terlalu istimewa. Dari awal film pun kita langsung disuguhkan kejadian dimana bumi sudah siap kiamat. Tentang alasan kenapa kiamat itu bisa terjadi rasanya kurang begitu dijelaskan disini. Layaknya makanan enak di restoran kelas kakap, kita nggak dipusingkan dengan darimana daging itu diperoleh dan bagaimana mengolahnya, intinya kita tinggal nyantap gitu aja. Pokoknya kiamatnya maen porak-poranda kayak datang ga jemput dan pulang ga di antar. Jadi pasang sabuk pengaman, kencangkan ikat pinggang, pegang erat2 popcorn/pasangan/temen anda sebelum dia terhanyut oleh aer bah seperti difilmnya (hahahaha lebay banget) maka setelah itu anda akan dimanja dengan gempuran hebat dari team special effect film ini selama 158 menit, karena film ini layaknya lanjutan dari The Day After Tomorrow yg terjadi akibat global warming (karena kesalahan manusia sendiri) kemudian makin parah dan jreeeeeenggg jadilah film ini (hehehehe..) Seru sih (meski nggak masuk akal) melihat bagaimana Jackson Curtis (John Cusack) dan keluarganya berusaha menyelamatkan diri dari musibah besar itu. Bener2 sakti mandraguna si Curtis ini, Dominic Toreno (The Fast And Furious) bakalan ktinggalan jauh deh, kwkwkwkwkwk… (lah terbukti dia sampe ending masih sehat wal afiat dengan keluarga juga malah menjadi keluarga sakinah-mawaddah-warahmah) Dan anehnya pula ternyata pemerintah telah merencanakan aksi penyelamatan yang hanya dapat diikuti oleh orang2 super-kapitalis yg banyak duit layaknya paman gober. Udah Ketebak, bukan akhirnya gimana???? Oscar sih nggak ya, tapi bukankah film itu memang sejatinya hanya untuk menghibur? why So Serious? Hehehe…

Sekedar catatan. Meski bencana sedang melanda, yg namanya film amerika pemerannya kok cek sempet2nya ciuman, hahaha…

2012 Movie Quote :
- We Were Warned.
- Who will be left behind?
- The end is just the beginning.
- First, the Mayan calendar predicted it...Now, science has confirmed it...but we never imagined it could really happen.
- Mankind's earliest civilization warned us this day would come...

Jackson Curtis: When they tell you not to panic... that's when you run!
2012 Movie Scene Gallery :
Related Posts with Thumbnails
top