Showing posts with label Movie Trailers. Show all posts
Showing posts with label Movie Trailers. Show all posts

Movie Review : The Lovely Bones [2009]

Nah hasrat nonton film Lovely Bones sedari dulu akhirnya sukses juga, puas rasanya mengingat saya selalu mengagumi semua karya Peter Jackson sebelum film ini.
 .
Poster Film The Lovely Bones
.
Resolusi yang ingin diwujudkan oleh Sutradara yang kerap memakai teknology digital dalam setiap karyanya ini mungkin direspon kurang positif oleh penggemarnya, nama besar Lord Of The Ring dan Kingkong jelas menjadi batu sandungan yang akan selalu menghantui segala aspek kemungkinan terburuk dari drama adaptasi karangan Alice Sebolt ini. okelah Kingkong kita singkirkan terlebih dahulu meski film monyek raksasa tersebut masih sangat megah kecuali naskahnya yang berada pada level aman, adaptasi sebelumnya sungguh merupakan mahakarya yang terus terang berbeda level bila harus disandigkan dengan film Lovely Bones ini. namun usaha keras itu bukannya tidak ada, kisah tentang Sussie yang kental dengan aroma drama pembunuhan ini diterjemahkan dengan sangat baik, padaahal secara cerita sebenarnya agak sederhana. point possitif karya Peter Jackson ini [juga dalam versi Kingkong] terletak pada visualisasi mewah tiap scene yang dibangun sesuai suasana hati pemainnya.

 .
Pemain : Mark Wahlberg, Susan Sarandon, Rachel Weisz, Stanley Tucci, Saouirse Ronan, Michael Imperioli, Jake Abel, Amanda Michalka.
Sutradara : Peter Jackson
Naskah : Fran Walsh dan Philippa Boyens
Tanggal Rilis : 7 April 2010 [Indonesia]
Durasi : 136 Menit
Jenis : Drama, Fantasy, Thriller
Tagline : The Story Of A Life And Everithing That Came After
Distributor : Dreamwork SKG
.
Sinopsis : Susie Salmon (Saoirse Ronan) sebenarnya hanya ingin mencari jalan paling singkat menuju rumahnya saat pulang sekolah. Celakanya ide sederhana ini berubah menjadi malapetaka ketika ia bertemu George Harvey (Stanley Tucci), tetangga Susie yang ternyata adalah seorang psikopat. Sayang semuanya sudah terlambat. George lantas memperkosa Susie dan menghabisi gadis belia ini. George kemudian memotong-motong tubuh Susie dan membuangnya di sebuah lubang di tempat yang terpencil. Tubuh Susie tak pernah ditemukan kecuali sepotong tangan yang tercecer saat George membuang tubuh Susie. Pasca kematian Susie ini, keluarga Susie mulai didera perasaan bersalah. Perlahan keluarga yang semula harmonis ini mulai terpecah belah. Jack (Mark Wahlberg), ayah Susie mulai sering mengurung diri sementara Abigail (Rachel Weisz), ibu Susie mulai dekat dengan detektif Len Fenerman (Michael Imperioli) yang menyelidiki kasus kematian Susie. Pada saat petunjuk mengenai kematian Susie mulai terungkap, George Harvey telah lama menghilang sementara keluarga mendiang Susie pun sudah terpecah-belah.
.
Review : Tidak ada yang keliru memang bila Peter mengangkat tema Drama, namun jujur bukan disinilah bidang Peter. meski baik LOTR maupun Kingkong masih berbau drama, tapi berbeda dengan drama yang diracik disini, film ini serasa kehilangan sentuhan Peter yang megah dan raksasa tanpa ada monster ganas seperti dalam LOTR dan tidak ada dinosaurus ngamuk seperti dalam Kingkong, jelas pilihan bangting setir ini bagi saya hanyalah uji coba dari Peter Jackson saja dengan bermain-main diluar kebiasaannya. akting pemainnya lantas hanya mengandalkan sussie seorang, Mark Walhberg tidak berkembang meski dibeberapa bagian terlihat menonjol. Susan Sarandon dan Rachel Weisz bermain baik namun masih berada dibawah film-film yang pernah membuatnya tenar sebelumnya, Stanley Tucci malah terlihat paling mempunyai greget dengan sifatnya yang misterius namun ternyata psikopat dan pelaku pelecehan seksual. Overall, mungkin meski hal ini tidak akan dipertahankan oleh Peter [semoga saja demikian] hemat saya, sebaiknya Peter menjauhi tema drama "sederhana" seperti ini. meski tetap karya yang satu ini tidak boleh dilewatkan begitu saja, namun gebrakan selanjutnya setidaknya jangan kemabli bermain-main dengan genre drama yang terbukti tidak laris dipasaran ini. Peter mungkin sudah kapok, dan hebatnya proyek Tintin dan The Hobbit bersama Steven Spielberg dan Guillermo Del Toro akan menandai kembalinya sang sutradara ke jalan yang benar yaitu fantasy.

Movie review : Hachiko : A Dog's Story [2010]


Sinopsis : sepulang dari kerja, Profesor Wilson [Richard Gere] mendapati seekor anjing yang tersesat. berusaha ingin mengembalikannya, kemudian anjing lucu ini malah diadopsi oleh Wilson. anjing ini pun kemudian diberi nama Hachi sesuai dari nama dalam bahasa jepang yang terdapat dikalungnya, kedekatan keduanya terus terjalin hingga maut memisahkan keduanya.
.
Cast : Richard Gere (Parker Wilson), Sarah Roemer (Sarah Wilson), Joan Allen (Cate Wilson), Robert Capron (Student), Jason Alexander (Carl), Cary-Hiroyuki Tagara (Ken), Kevin DeCoste (Ronnie), Forest (Hachiko).
.
Sutradara : Lasse Halstrom
Naskah : Sthepen P. Lindsey, Kaneto Shindo
Tanggal Rilis : 08 Agustus 2009 [Jepang]
Durasi : 93 Menit
Genre : Drama, Family
Tagline : A True Story Of Faith, Devotion And Undying Love
Distributors : Inferno Distributions
.
Komentar kami : Sebuah drama yang pada awalnya saya pikir akan sangat membosankan diubah dengan cerdik oleh film ini, okelah sebelum saya menulis kalimat diatas terlebih dahulu berburu opini dari blog film sebelah untuk mengetahui lebih jauh tentang kehebohan film ini yang katanya mampu menguras air mata. barulah kemudian saya mencoba untuk nonton akibat dari beberapa opini yang saya dapatkan tersebut, dan barulah saya menulis kalimat diatas. bagi yang yang sudah familiar dengan kisah nyata anjing yang diberi nama Hachiko sesuai dengan nama dalam kalungnya ini pasti akan merasakan dampak luar biasa terhadap film ini, apalagi bagi yang suka dan sedang memelihara hewan tersebut pastinya akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa terhadap film ini. namun saya sendiri lain dari kriteria tersebut, meski bagi saya sebagai penikmat film haruslah fair dalam menilai sebuah tayangan sinematik.

kemudian opini pun muncul untuk mengatakan bahwa film ini memang sangat baik, "akting" Hachiko sangat pas untuk membantu mereka yang tidak mempunyai atau memelihara seekor anjing supaya dengan mudah memahami apa yang dipikirkan oleh Hachi, Richard Gere seperti biasa cukup memberi sosok karismatik seorang profesor dalam cerita film ini hingga kedekatannya dengan Hachi. tema yang sederhana tak lantas membuat film ini menjadi monoton dan ditinggal penontonnya, kesetiaan Hachi untuk terus mengantarkan majikannya ke sebuah stasiun kota lalu pulang dan jam 5 sore Hachi pun sudah menunggu tuannya di stasiun adalah pelajaran yang baik hingga bahkan mulai dilupakan oleh manusia.

balas jasa yang diberikan oleh Hachi atas pertolongan dan cinta dari sang profesor membuat Hachi rela sembilan tahun menunggu distasiun menanti kedatangan tuannya yang telah lama wafat karena serangan penyakit adalah harga yang sangat mahal untuk ditemukan dalam era modern ini, apalagi kita sebagai manusia khususnya Indonesia sudah mulai tergerus budaya sosial dan merubahnya dengan sikap individualis membuat tokoh Hachi seakan sebuah pesan kronis untuk direnungkan.

bagi pencinta film drama, hewan, dan film tentang hewan, jelas film ini harus masuk daftar list koleksi anda. eniwey, sayangilah apapun hewan peliharaan anda karena bagaimanapun sebenarnya mereka juga butuh kasih sayang dari kita. pesan ini juga saya dapatkan dari film tentang hewan sebelumnya yaitu How To Train Your Dragon, tak ada perbedaan diantara keduanya kecuali animasi tentunya.


Sinopsis : Selama pendudukan Amerika di Baghdad tahun 2003, Kepala Perwira Roy Miller (Matt Damon) dan tim inspektur Angkatan Darat dikirim untuk menemukan senjata pemusnah massal yang diyakini disimpan di padang pasir Irak. Melacak situs bom berbahaya, para perwira ini mencari agen kimia berbahaya namun tersandung pada hambatan yang dapat membatalkan misi mereka. Dipusingkan oleh jadwal operasi yang dipercepat, Miller harus memburu agen tersebut melalui intelijen rahasia dan tersembunyi untuk mendapatkan jawaban yang jelas tentang kejahatan perang di wilayah yang tidak stabil. Dan saat keadaan makin memanas, Miller menemukan senjata yang paling sulit dipahami dari semuanya yaitu kebenaran
Penggalan Cuplikan Dari Film Green Zone [2010]


Review : Bicara film Green Zone tak ubahnya ketika kita sedang mengulik kembali franchise Bourne yang mengusung pemain, sutradara, dan beberapa element lainnya dalam film tersebut. namun disini Matt Damon bukanlah penderita amnesia, karena Miller (Damon) adalah pasukan khusus yang bertugas di Irak untuk mencari keberadaan sebuah senjata Kimia/Biologi. sejak peristiwa 9/11 Amerika memang giat dalam memerangi teroris ke seluruh penjuru bumi, namun khsusus film ini ada pandangan berbeda tentang perang yang sebenarnya dikumandangkan oleh negeri paman sam. sebuah usaha yang berujung kontroversial memang, namun bisa jadi hal tersebut memang kebenaran yang belum kita pahami.

Akting Matt Damon cukup baik disini menandakan bahwa Paul merupakan penyelamat setelah beberapa kali main difilm lainnya yang ternyata kurang direspon positif oleh beberapa kalangan, setelah sukses menghidupkan karakter Bourne yang dingin namun mematikan di film ini Damon juga lumayan berhasil menghidupkan karakter Miller yang kerap mempertanyakan tentang apa yang sebenarnya terjadi dibalik misi yang berujung nihil tersebut. sebagai musuh, Yigal Naor juga terlihat bengis namun tenang dengan prinsip yang dianutnya. begitu pula dengan pemeran reporter, Agen CIA, dan pemegang kunci anatara Irak dan Amerika, semuanya bermain baik.

Secara teknis, setting Irak yang ditampilkan disini merupakan visualisasi yang sangat mengagumkan dan tampak real. padahal perlu diketahui, tampilan Irak disini bukanlah Irak yang sebenarnya alias syuting ditempat lain diluar Irak. point tersebut nampak terjalin dengan baik apalagi dengan tambahan score dari John Powell yang memang ahli dalam meracik nada-nada tegang dan mencekam untuk mendukung feel dalam filmnya, selain itu ciri khas Paul yaitu Handheld Camera tetap dipertahankan dalam film ini sehingga terciptalah suasana film yang digabung anatara kamera yang berdetak cepat secepat jantung berdebar diiringi oleh score yang mencekam yang terlihat juga dari suasana Irak yang tidak pasti dan penuh misteri karena sewaktu-waktu kita bisa celaka dibuatnya.

Well, pada akhirnya tema yang sensitif ini tetap menghantui penghasilan film ini hingga detik ini. karena melihat Hurt Locker yang meraih enam Oscar saja tidak laris yang padahal temanya sudah bersahabat dengan Amerika, apalagi dengan tema sesensitif seperti karya Paul ini. namun meski begitu film ini tetap baik dan sangat direkomendasikan untuk ditonton baik bila dibioskop sudah mabis masa tayangnya maka home video merupakan jalan selanjutnya. karena sepertinya harga Blu Ray dan DVD sekarang semakin murah saja demi menarik minat konsumen untuk mengoleksinya kelak.

Pemain : Matt Damon (Roy Miller), Yigal Naor (General Al-Rawi), Nicoye Banks (Perry), Said Faraj (Seyyed Hamza), Jerry Della Salla (Wilkins), Sean Huze (Conway).
Sutradara : Paul Greengrass
Naskah : Brian Helgeland dan Rajiv Chandrasekaran
Tanggal Rilis : 12 Maret 2010
Durasi : 115 Menit
Genre : Action, Drama, Thriller, War.
Tagline : "Chief Warrant Officer Roy Miller is done following orders"
Distributor : Universal Pictures
Rating : R



Movie Review : Moon - [2009]

Sinopsis : Film ini pada awalnya menampilkan footage berupa tampilan berita TV bahwa Di masa depan, umat manusia yang mengalami krisis energi, menemukan sumber tenaga baru bernamaHelium-3, sebuah sumber tenaga yang cadangan daya terbesarnya ada di bulan. Sam Bell (Sam Rockwell) adalah astronot, pegawai perusahaan penambang Lunar Industries. Ia dikontrak selama 3 tahun untuk menambang mineral di sana. Sam ditempatkan seorang diri tanpa rekan di stasiun luar angkasa. Satu-satunya teman yang dapat diajak berkomunikasi, adalah komputer dengan kecerdasan buatan bernama Gerty (Kevin Spacey). Hanya tersisa dua pekan masa tugasnya berakhir setelah 3 tahun bekerja di Bulan. Pada sebuah inspeksi rutin di permukaan bulan, tiba-tiba Sam merasa tak enak badan. Ia mengalami sakit kepala yang hebat dan berhalusinasi dan kemudian menabrak truk besar didepannya. Saat tersadar, Sam mendapati dirinya sudah kembali berada di stasiun. Dari sinilah keanehan mulai terjadi, dengan waktu yang tersisa, ia coba menguak misteri ini.

Cast : Sam Rockwell (Sam Bell), Kevin Spacey (GERTY), Dominique McElligott (Tess Bell), Rosie Shaw (Little Eve), Andrienne Shaw (Nanny).
Sutradara : Duncan Jones
Naskah : Nathan Parker dan Duncan Jones
Tanggal Rilis : 17 July 2009 [UK]
Durasi : 97 Menit
Genre : Drama, Mystery, Sci-Fi, Thriller.
Tagline : "The Last Place You’d Ever Expect To Find Yourself"
Distributors : Liberty Film, UK

Komentar Kami :  Angkasa adalah sebuah dunia luas yang sangat misterius, batas dunia ini begitu menakutkan hingga banyak kalangan menyimpulkan beberapa hal tentangnya. wahana luar angkasa juga menjadi ladang ilmu pengetahuan baru yang tidak bisa ditemukan di dunia, hingga banyak negara adikuasa berlomba-lomba untuk "menguasainya". film ini bisa dibilang ingin mengakomodasi hal tersebut dari sisi psikis para astronout-nya, dan itulah kekuatan dari film yang dibintangi oleh Sam Rockwell ini. film Moon bukanlah film dengan biaya se-raksasa Armageddon yang popcorn, bukan pula wah hingga mampu menjangkau antar galaxy seperti Star Wars, dan bukan pula begitu menakutkan seperti film Alien. film ini mencoba mencari alternatif lain yaitu thriller-psikologis, yaitu mengetengahkan faktor psikis atronout yang sendirian diluar angkasa selama tiga tahun.

Sebagai film kecil, cerita yang diracik oleh Nathan Parker dan Duncan Jones sendiri begitu apik. hal ini kembali membangunkan kita bahwa tak perlu biaya raksasa untuk membuat sebuah film fiksi ilmiah berkualitas tinggi, hanya dengan bermodal naskah yang baik maka film ini pun menjadi contoh yang harus dipikirkan lagi oleh sutradara-sutaradra sci-fi lainnya. apalagi jika mengkaitkan secara ilmiah bahwa diluar angkasa issue tentang alien masihlah simpang siur kebenarannya, yang kemudian dalam film ini kita mengenalnya hanya akibat dari halusinasi. faktor-faktor ilmiah di film ini masih lebih baik daripada film sci-fi besar lainnya yang berbiaya besar, seperti ruang hampa udara, kendaran luar angkasa, dan sulitnya terjadi percikan api, dan lain-lain.



Sam Rockwell yang kita ketahui pernah main di film Hitchhiker's Guide To The Gal;axy [2005], Frost/Nixon [2008], Charlie's Angel [2000], dan Green Mile [1999] serta akan kembali muncul tahun ini dalam Iron Man 2 sebagai Justin Hammer menjadi tugas yang berat baginya, apalagi di film ini Sam memenuhi 90% durasi filmnya sebagai atronout yang mengalami gangguan psikologis berat. namun semua itu dilahapnya dengan baik, aktingnya bagus dan sangat meyakinkan. kita seakan-akan menebak bahwa dia sedang mengalami halusinasi, namun kejutan dibelakang siap membuat anda tahu bahwa terkadang Sam bukan hanya mengalami halusinasi biasa. selanjutnya adalah Kevin Spacey yang kita ketahui pernah menjadi musuh Superman Returns [2006] yaitu sebagai Lex Luthor, disini dia hanya meminjamkan suaranya saja sebagai robot pintar bernama Gerty. namun meski begitu, suaranya sangat membantu feel film ini.

Finally, film tentang kesendirian diluar angkasa yang luas namun terasa sangat sempit ini begitu luar biasa dengan dukungan penuh Sam dan Gerty yang 90% mengisi film ini, dan disokong pula dengan detail-detail luar angkasa yang bisa dipertanggung jawabkan keilmiahannya membuat film ini selalu dikaitkan dengan 2001 : Space Oddysey yang terkenal itu. bagi penyuka film sci-fi dan film tentang psikologi, film ini sangat direkomendasikan untuk dikoleksi sebagai tontonan home video bersama keluarga anda.


Fenomena Dan Trend Film 3D Dan Bioskop 3D : Top 3D Movie List 2010


Peta perfilman dunia (baca hollywood) sekarang bergeser pelan tapi pasti ke arah pemanfaatan teknology 3D, apalagi setelah kesuksesan Avatar yang merupakan film 3D terlaris sepanjang sejarah hingga hari ini. bila di tahun 2009 lalu jumlah film yang memakai format 3D yang mengharuskan tiap penontonnya memakai kacamata khusus hanya berjumlah hitungan jari tangan, maka tahun ini jumlah itu ditambah dengan jari kaki. sekitar 22 film yang akan beredar tahun ini memakai format 3D untuk bioskop 3D standard, RealD, dan bahkan IMAX 3D, judul-judul populer semisal Shrek 4, Harpot edisi ke-7, Alice, hingga Saw VII yang kini ikutan meramaikan sensasi film 3D. tentu pertimbangan pemilihan format ini mengandung dua unrsur yaitu positif dan negatif, unsur positifnya adalah perluasan pasar. maksud disini adalah sebuah film yang dibuat khusus 3D pasti memiliki versi 2D, jadi hitungan penonton juga akan melonjak, apalagi versi 3D sangat disukai oleh kaum anak-anak. selanjutnya adalah visualisasi dari sensasi special effectnya bener-bener hidup, jadi kita sekakan-akan berada pada dunia yang ada dalam filmnya. namun 3D juga mengandung point negatif terutama bila sebuah film tertentu dipaksakan menjadi 3D, unsur kekurangan ide  dan sekedar ikutan trend adalah biang keladinya, selain itu khusus wilayah Indonesia tidak semua warga negara ini yang menguasai bahasa inggris jadi sangat menyulitkan untuk mencerna dan mengikuti ajalan ceritanya, pengecualian terjadi untuk kasus film How To Train Your Dragon yang sekarang sudah menyediakan subtitle indonesia kedalam filmnya. point negatif lainnya adalah masih kurangnya jumlah bioskop 3D diseluruh nusantara, bahkan diajawa timur saja bisokop 3D hanya terdapat di SUTOS (Surabaya Town Square) saja.
Bioskop yang menyediakan format 3D dan RealD di indonesia yaitu :

Cinema 21/XXI
Jakarta di : Gading XXI, Plaza Indonesia XXI, Plaza Senayan XXI, Pondok Indah XXI, Puri XXI, Senayan City XXI, Studio XXI EX
Bandung di : Ciwalk XXI
Medan di : SUN
Bogor di : Botani XXI
Tangerang di : Serpong XXI
Bekasi di : Mega Bekasi XXI
Surabaya di : Sutos XXI

Blitz Megaplex
Paris Van Java, Bandung
Grand Indonesia, Jakarta
Pasific Place, Jakarta
Mall Of Indonesia, Jakarta
Teras Kota, Tangerang


Daftar Film 3D yang akan dirilis tahun 2010

01. Alice In Wonderland (05/03/10)
02. Hubble (19/03/10)
03. How To Train Your Dragon (26/03/10)
04. Clash Of The Titans (02/04/10)
05. Shrek 4 : Forever After (21/05/10)
06. Toy Story 3 (18/06/10)
07. Cats And Dogs 2 : The Revenge Of Kitty Gallore (30/07/10)
08. Despicable Me (09/07/10)
09. O Apostolo (2010)
10. Step Up 3 (06/08/10)
11. Piranha (27/08/10)
12. Resident Evil 4 : Afterlife (10/09/10)
13. Legend Of The Guardians (24/09/10)
14. Alpha And Omega (01/10/10)
15. Jackass 3 (15/10/10)
16. Saw VII (22/10/10)
17. Megamind (11/10)
18. Tangled (12/11/10)
19. Harry Potter : The Deathly Hollow Part 1 (19/11/10)
20. Amphibious (2010)
21. Tron Legacy (12/2010)
22. Avatar (Re-Release For Summer)

(Darftar film diatas diambil dari situs Flick/majalah online)

Data Box Office Untuk Peringkat 15 Film 3D Teratas Sepanjang Masa Hingga Tanggal 29 Maret 2010 (boxofficemojo.com):

01. Avatar $740.408.000
02. Alice In Wonderland $293.100.000
03. Up $293.004.000
04. Monster Vs Aliens $198.352.000
05. Ice Age : Dawn Of The Dinosaurs $ 196.573.000
06. The Polar Express $181.320.000
07. A Christmas Carol $137.855.000
08. Chicken Little $135.386.000
09. Cloudy With A Chance Of Meatball $124.870.000
10. G-Force $119.436.000
11. Bolt $114.053.000
12. Spy Kids 3D : Game Over $111.761.000
13. Journey To The Center Of The Earth $101.704.000
14. Meet The Robinson $97.822.000
15. Beowulf $82.280.000

Beberapa Cuplikan Film 3D Tahun Rilis 2010
 


Movie Review : How To Train Your Dragon 3D - (2010)

SUTOS XXI, Row, Studio, 22 Maret 2010, Runtime, Rp 25.000
Mencuri kesempatan buat nonton film ditengah himpitan acara dikampus ternyata susah juga, apalagi setelah temen2ku tau kalo aku sering nonton film dibioskop membuat mereka begitu cepet mengendus keberadaanku. How To Train Your Dragon 3D, itulah judul yang sukses kulahap tadi siank. well film yang dibuat oleh perusahaan film animasi keren saingan Pixar yaitu Dreamwork tahun ini mnegeluarkan 3 judul untuk awal tahun adalah How To Train Your Dragon, Shrek Forever After untuk tengah atau musim panas, dan Megamind untuk show akhir tahun 2010. bagi saya pribadi susah untuk memihak studio ini sebagai barometer film animasi bermutu meski Madagascar dan Kungfu Panda sukses menarik perhatian, apalagi serial Shrek yang tahun ini merupakan seri yang keempat kalinya. berbicara dua studio diatas, Pixar rasa2nya masih nomer satu menurut selera pribadi saya. sedangkan Dreamwork sejatinya hanya bertujuan menghibur dengan pamer aktor/aktris terkenal sebagai dagangannya, jadi naskah kebanyakan bagi mereka adalah prioritas nomer sekian. begitupun dengan film ini, dibuat sangat menghibur layaknya Kungfu Panda yang menggemeskan. tapi jangan salah, meski film ini sangat menghibur film ini juga tidak lantas membiarkan naskahnya terhanyut oleh visualisasinya yang memanjakan mata, karena kali ini Dreamwork mulai sadar bahwa naskah juga sangat penting untuk memajukan sebuah film kearah yang lebih baik.

Sinopsis : How To Train Your Dragon memusatkan cerita tentang mitos dunia Viking dan naga. Berkisah seorang pemuda Viking bernama Hiccup (Jay Baruchel), hidup di pulau Berk, dimana melawan naga adalah cara untuk bertahan hidup. Pemuda pintar dan humoris ini diragukan kemampuannya oleh kepala sukunya sekaligus ayahnya, Stoick the Vast (Gerard Butler). Meskipun demikian, saat Hiccup diikutsertakan dalam pelatihan melawan naga bersama pemuda lainnya, ia dapat membuktikan bahwa ia siap menjadi seorang petarung. Setelah ia berhasil menaklukkan seekor naga dengan meriam batu, Hiccup akhirnya berkawan dengan naga yang paling ganas dan ia beri nama Toothless (Tak Bergigi). Pertemanan ini membuanya tersadar bahwa warga Berk tidak membutuhkan pemburu-naga


Cast : Jay Baruchel, America Ferrera, Jonah Hill, Gerard Butler, Christopher Mintz-Plasse, Craig Ferguson 
Director : Chris Sanders dan Dean Deblois
Screenplay : Adam F. Goldberg, Peter Tolan, dan Dean Deblois
Produser : Bonnie Arnold, Michael Connolly, dan Tim Johnson
Release Date : 20 Maret 2010 (Indonesia)
Distributors : Paramount Pictures
Run Time : 98 Menit
Genre : Animasi

Seolah-olah termakan trend perfilman Hollywood belakangan ini, film How To Train Your Dragon juga memakai teknology 3D untuk Bioskop 3D, RealD, dan IMAX 3D. hebatnya lagi, khusus film ini adalah untuk pertama kalinya sebuah film 3D disediain subtitle indonesia untuk memudahkan mengikuti jalan cerita filmnya terutama anak kecil yang memang target penontonnya. sebuah langkah positif yang layak diapresiasi lebih mengingat tidak semua penonton indonesia paham dengan sangat dalam berbahasa inggris terutama bagian listening. balik ke cerita filmnya, bagi saya film ini sangat lah mengejutkan untuk ukuran Dreamwork. bagaimana tidak, sebelum film ini dirilis bagi saya Dreamwork akhir2 ini sudah seperti kehabisan ide meski tiap tahun mereka mampu menelurkan 2-3 film secara kontinyu, namun terbaik dari seri Dreamwork tetaplah Kungfu Panda dan Madagascar yang lucu namun mempunyai nilai jual yang tidak bisa dianggap remeh meski tetap Pixar-lah juara akhirnya. kemudian film ini datang di waktu yang tepat, filmnya sangat menghibur bagi saya, karakter2nya hidup, dan visualisasinya keren terutama adegan2 khas 3D-nya yang memanjakan mata, serta eksekusi menjelang endingnya yang semakin menguatkan bahwa naskahnya kali ini memang tidak dibuat asal jadi.

How To Train Your Dragon Movie Trailers



Memorable Quote
Hiccup : Everything we know about them is wrong.
Sepertinya film ini pun merupakan film terbaik kedua yang dibintangi oleh Gerard Butler setelah 300 tahun 2007 silam, meski kali ini dia hanya meminjamkan suaranya saja.demikian pula dengan jay Baruchel yang meski terdengar asing namun suaranya pas disini, sementarayang lainnya masih tetap prima meski tetap semua penilaian terkonsentrasi kepada dua tokoh diatas. untuk sebuah tontonan dari Dreamwork, inilah karya paling baik dari studio yang juga pernah sukses membuat Kungfu Panda ini. kualitas naskah yang bagus dengan tambahan twist diakhir, pemain yang kuat, dan adegan yang seru dan mendebarkan serta tanpa menghlangkan peran utama sebagai tontonan anak-anak yang jenaka, serta effect 3D-nya menjadi tayangan paling top ditahun 2010 yang sudah berjalan 3 bulan ini.

Well, film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton dibioskop terutama bioskop 3D. tenang, bagi yang kurang paham bahasa inggris film ini sudah menyediakan teks subtitle Indonesia kok jadi akan menajdi lebih mudah dipahami oleh semua penonton.

Movie Scene Selection

OST Green Zone (2010)


Green Zone Sinopsis :
Selama pendudukan Amerika di Baghdad tahun 2003, Kepala Perwira Roy Miller (Matt Damon) dan tim inspektur Angkatan Darat dikirim untuk menemukan senjata pemusnah massal yang diyakini disimpan di padang pasir Irak. Melacak situs bom berbahaya, para perwira ini mencari agen kimia berbahaya namun tersandung pada hambatan yang dapat membatalkan misi mereka. Dipusingkan oleh jadwal operasi yang dipercepat, Miller harus memburu agen tersebut melalui intelijen rahasia dan tersembunyi untuk mendapatkan jawaban yang jelas tentang kejahatan perang di wilayah yang tidak stabil. Dan saat keadaan makin memanas, Miller menemukan senjata yang paling sulit dipahami dari semuanya yaitu kebenaran

Artist : John Powell
Album : OST Green Zone

Track List :
01. Opening Book (2:32)
02. 1st WMD Raid (2:39)
03. Traffic Jam (2:59)
04. Meeting Raid (4:31)
05. Helicopter / Freddy Runs (2:43)
06. Questions (3:26)
07. Miller Googles (1:53)
08. Truth / Magellan / Attack (3:50)
09. Mobilize / Find Al Rawi (5:15)
10. Evac Preps Part 1 (8:34)
11. Evac Preps Part 2 (3:22)
12. Attack and Chase (5:25)
13. WTF (1:15)
14. Chaos / Email (4:17)

Note : Paul Greenrass dan Matt Damon semakin dekat dalam film ini, setelah sama2 berhasil mensukseskan Bourne Supremachy dan Ultimatum. mereka kini datang kembali dengan sesuatu yang lebih besar yaitu konspirasi tentang senjata pemusnah massal di Irak, dengan lebih menekankan action oriented memakai senjata api lengkap selain bak-bik-buk seperti dalam serial Bourne. film ini juga kembali mendatangkan John Powell yang juga mensukseskan serial Bourne dengan instrumentasi action-nya yang sangat kental seperti yang dilakukannya juga kepada film Bolt tahun 2008 yang lalu, scene demi scene serasa keras dan menegangkan dibwah arahan score-nya. "Opening Book" dan "Attack and Chase", dan "Helicopter" adalah sedikit nada yang akan membuat anda susah meninggalkan kursi bioskop yang empuk itu.

Free Download OST Green Zone Disini :

OST Green Zone [2010] - John Powell - 01. Opening Book.mp3
OST Green Zone [2010] - John Powell - 03. Traffic Jam.mp3
OST Green Zone [2010] - John Powell - 02. 1St Wmd Raid.mp3

Get 4Shared Premium!Get 4Shared Premium!Join 4Shared Now!Join 4Shared Now!Join 4Shared Now!

Pesan Dari SindicuterTV : Lagu Mp3 yang anda Download hanyalah sebagai Review, hargailah karya mereka dengan membeli CD Asli dari OST

Cast : Julia Robert, James Franco, Javier Bardem, Billy Crudup, Richard Jenkins, Viola Davis, Tuva Novotny, Ali Khan, Lidia Biondi, Arlene Tur, Luca Argentero, James Schram, Christine Hakim.
Director : Ryan Murphy
Release Date : 13 Agustus 2010

Eat Pray Love Movie Trailers


Note : Inilah trailer film yang kutunggu-tunggu beberapa minggu terakhir selain Iron Man 2 dan Toy Story 3 yang memang sangat saya nantikan, alasannya pun bukan karena saya sudah khatam baca novelnya, bukan pula karena saya adalah fans berat Julia Robert, namun hanya karena alasan sederhana yaitu saya kepengen ngeliat film Hollywood dengan setting Indonesia khususnya daerah Bali yang nilai eksotisnya sudah tersohor keseluruh penjuru planet Bumi. selain Bali, cuplikan film ini juga menggambarkan negara-negara yang dijadikan tempat mengembara oleh Julia Robert, seperti India dan Italia untuk mencari makna hidupnya. ah, jadi nggak sabar pengen nonton indonesia dalam film ini nanti dibulan agustus.


The Prince Of Persia - The Sand Of Time (2010) Movie Trailers 02

Cast : Jake Gyllenhaal, Gemma Artenton, Ben Kingsley, Alfred Molina, Reece Ritchie, Toby Kebbell, Richard Coyle, Ambika Jois, Gisli Orn Garuarsson, Dave Pope, Ronald Pickup, Selva Rasalingam, Daud Shah, Steve Toussaint, Thomas DuPon.
Director : Mike Newell
Release Date : 28 May 2010


Prince Of persia : The Sand Of Time Movie Trailers 2


Note : Jerry Bukhreimer bisa jadi mungkin adalah sutradara yang dinilai mampu mengangkat sebuah cerita film yang diangkat dari console game bila Film ini sukses kelak, sebuah perjudian yang sangat berisiko memang namun untuk urusan action squence dilihat sekilas dari trailernya sepertinya aksi dastan yang kita kenal gemar melompat-lompat ini sepertinya cukup membuat hati lega. lain halnya bila bertanya tentang kualitas naskah dan akting pemainnya, karena begitupun Pirates Of The Caribbean yang selalu disemat dalam poster dan trailernya, film ini tidak akan jauh berbeda. well, film seperti ini memang sejatinya di buat sebagai hiburan belaka, jadi nikamti saja aksi seru dastan ini akhir May depan. dan sebelum hari itu tiba, mari kita lihat cuplikan trailernya terlebih dahulu..
Cast : Kristen Stewart, Robert Pattinson, Taylor Lautner, Billy Burke, Ashley Greene, Jackson Rathbone, Nikki Reed, Kellan Lutz, Elizabeth Reaser, Peter Facinelli, Gil Birmingham, Cristian Serratos.
Director : David Slade.
Release Date : 30 Juni 2010.


Twilight Saga : Eclipse Movie Trailers


Note : Well, jilid ketiga serial laris Twilight segera muncul kehadapan anda di bioskop tanggal 30 Juni tahun 2010 ini. bagi para remaja putri, film ini merupakan berkah karena pasti akan kembali digilai pasca laris manisnya film New Moon tempo hari, namun bagi sebagian kaum adam film ini adalah sebauh film yang sangat aneh untuk bisa djuluki film yang berkualitas. namun apapun pendapat kalian, film ini tetap akan dirilis mengingat feed back bagi pembuatnya yang meghasilkan ratusan juta dollar dalam waktu satu bulan saja. sebelum filmnya dirilis, yuk kita nikmati dulu cuplikan trailernya..

New Movie Trailer Release (March 11th, 2010)

A Nightmare On Elm Street Trailer 02



Iron Man 2 Trailer 02


How To Train Your Dragon 3D Trailers 02


Tron : Legacy Trailer 01


The Legend Of Guardians Trailer 01
Well, akhirnya pergelaran oscar kelar juga. banyak yang unpredictable ada pula yang sudah dirasa pasti menang, dari pada pusing mikirin tebak2an yang ternyata keliru maka nggak ada salahnya untuk nonton film yang sekiranya tidak terlalu membuat pusing kepala karena sangking ruwetnya jalan cerita seputar oscar dan film-film yang dilombakan. film-film berat seperti Up In The Air, Invictus, dan lain-lain mungkin memang berkualitas tinggi, namun tidak dapat dipungkiri pula bahwa film adalah seni yang dapat menghibur penontonnya. jadi biar nggak tambah mumet, film seperti itu untuk sementara waktu kutingglkan dimeja. btw dipilihlah film ini, sebuah film tentang mitology yunani yang anehnya digabungkan dengan sensasi modern ala Amerika. kalo boleh menilai awal sih film kayak beginian biasanya pol-polannya paling cuma dari segi special effect, namun khusus film ini pun oscar tak kunjung datang untuk memeberinya sebuah nominasi yang dimaksud dengan alasan bahwa pendaftaran sudah ditutup :D eniwey, saya sebelumnya kurang begitu paham tentang sejarah mitology yunani selain yang sudah populer semacam Medusa, Zeus, dan Hercules. namun akhirnya krisis pengetahuan tersebut hilang karena penjelasan temenku bernama Dany yang menjelaskan secara singkat namun singkat tentang sejarah tersebut, dan bahkan sampai perbedaan dengan beberapa sejarah yang mirip dengannya.

Cast : Logan Lerman, Brandon T. Jackson, Alexandra Daddario, Jake Abel, Sean Bean, Pierce Brosnan, Steve Coogan, Rosario Dawson, melina Kanakaredes, Catherine Keener, Kevin McKidd, Joe Pantoliano, Uma Thurman.
Director : Chris Colombus
Screenplay : Craig Titley (Screenplay) Rick Riordan (Novel)
Release Date : 10 February 2010 (Indonesia)
Run Time : 118 Menit
Distributors : Fox 2000 Pictures


The Review : sebelum berbicara tentang isi kandungan vitamin beserta racun dalam filmnya, marilah sejenak kuceritakan dulu kisahnya. btw Percy (Logan Lerman) yang sebelumnya adalah bocah sekolahan ternyata adalah salah satu anak dewa yunani yaitu Poseidon (kevin McKidd), well diapun dituduh mencuri senjata paling mahsyur yang pernah ada yang dibuat oleh Zeus (Sean Bean). jelaslah Percy bukan pencurinya, namun mau tidak mau harus berjuang bersama pelindungnya Grover dan anak dewi Athena yaitu Annabeth karena selain mengembalikan nama baiknya, dia juga harus menyelamatkan ibunya yang dicuri oleh Hades (Steve Coogan). eniwey, setelah selesai menceritakan plotnya saya ingin bercerita tentang pendapat saya untuk film ini. secara umum film ini menyenangkan untuk seukuran bocah SMP namun sangat menyakitkan untuk dicerna oleh orang dewasa, ceritanya berjalan datar dan monoton serta terlalu menggampangkan sesuatu. dimuali dari alasan para dewa beserta anaknya dan para penghuni makhluk ajaibnya memakai seragam Romawi, berlatih pedang-pedagangan hei watdehelisdet??? bukankah mereka dewa yang minimal bisa mengangkat batu hingga menagwang-awang diangkasa? apalagi Percy juga berasal dari dunia modern yang mahir bermain teknology canggih ya minmal bisa menggunakan senjata semisal bom-lah. dari inti cerita tentang curi-mencuri senjata kenapa Zeus begitu mudahnya memfitnah Percy yang masih anak ingusan? bukankah Zeus adalah dewa paling keren se-yunani yang minimal bisa nerawang siapa yang nyuri senjatanya, apalgi yg dicuri adalah miliknya sendiri yang biasanya terdapat hal-hal yang mudah dideteksi olehnya. acara jumpa pers antara Zeus dan Poseidon yang dilakukan sangat nggak masuk akal, karena kalo cuma mau bertemu dan cangkrukan ngobrolin tentang dunia kan bisa bertemu langsung di Olympus dari pada di pelabuhan. btw ternyata akses untuk masuk ke dunia para dewa yunani bukan di negara Yunani, melainkan di empire state building dan los angeles. parahnya itu di Amerika, okelah kalo begitu (dengan logat The Warteg Band, hehe) well, menurut kabar katanya karakter Percy seharusnya berumur 11 tahun eh malah disini berumur 17 tahun?? finally, banyak hal mengganggu memang namun film juga bukan tanpa kelebihan. yaitu sebagai hiburan belaka, nah kalo mau nyari yang serius tentang mitology yunani maka Clash Of The Titans yang dirilis tanggal 2 April depan haruslah ditunggu kedatangannya. i can wait..

Memorable Quote :
Chiron: Use this to defend yourself. It's a powerful weapon.
Percy Jackson: This is a pen.
Chiron: Only use it in times of severe distress.
Percy Jackson: This is a pen.
Score :
Cerita : 5/10 - Akting : 6/10 - Ending : 5/10 - Total : 6/10


Movie Scene Gallery :

Academy Awards 82nd (Oscar) : The Winner



Well, akhirnya perhelatan Oscar atau Academy Awards yang ke 82 telah selesai digelar pada hari minggu 7 Maret 2010 di Kodak Theatre. banyak yang tertawa dan menangis di acara yang selalu dihadiri oleh ratusan artis-artis top papan atas amerika dan orang-orang dibalik layar ini, banyak pula prediksi-prediksi yang benar dan keliru terhadap siapa saja yang layak untuk membawa pulang patung emas tersebut. kali ini perampok piala Oscar terbanyak datang dari sebuah film kecil berjudul Hurt Locker yang menceritakan tentang penjinak bom di Iraq, Avatar menjadi pemborong kedua dengan total 3 piala yang diraihnya. finally, siapa saja kah pemenangnya? berikut dibawah ini adalah daftar pemenang piala Oscar tahun 2010 yang saya tampilkan berdasarkan filmnya. mohon maaf bila ada beberapa judul yang belum ada posternya dan keterangan lengkap dari film yang bersangkutan, hal itu dikarenakan materi yang terbatas dan beberapa judul lainnya belum juga saya tonton hingga detik ini.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


The Hurt Locker

Cast : Jeremy Renner, Anthony Mackie, Brian Geraghty, Guy Pearce, Ralph Fiennes, David Morse, Evangeline Lilly, Cristian Camargo.
Director : Kathryn Bigelow
Screenplay : Mark Boal
Run Time : 131 Menit
US Release : 5 Juni 2009 (Indonesia)
Distributors : Voltage Pictures

Academy Awards Winners For :
1. Best Picture, Kathryn Bigelow, Mark Boal, Nicolas Chartier and Greg Shapiro
2. Best Directing, Kathryn Bigelow
3. Best Film Editing, Bob Murawski and Chris Innis
4. Best Sound Editing, Paul N.J. Ottosson
5. Best Sound Mixing, Paul N.J. Ottosson and Ray Beckett
6. Best Writing (Original Screenplay), Mark Boal

Our Comment : Bagi saya kemenangan Hurt Locker memang bisa saja diraih meski sembilan lawannya juga tangguh-tangguh, namun untuk sampai memborong enam piala sekaligus ini baru lain urusan. btw Kathryn Bigelow lewat film ini dikukuhkan sebagai wanita pertama untuk kategori sutradara terbaik yang kali ini pun sukses menendang bokong sang mantan suaminya yang juga dinominasikan sebagai sutradara terbaik yaitu James Cameron beserta filmnya yang berjudul Avatar. bicara tentang Avatar dan Hurt Locker, kedua film ini sama-sama dinominasikan sebanyak sembilan kategori meski akhirnya Hurt Locker-lah si pemborong piala tersebut. padahal keduanya seakan-akan berbeda dunia, Hurt Locker adalah film kecil dengan budget kecil pula serta minim speciall effect, sedangkan Avatar adalah film besar dengan biaya raksasa serta full speciall effect selama bertahun-tahun. perdebatan tentang menang telaknya film ini juga seru di kosn saya, disana ada Nuris, Dany, dan Rachman, karena sebagian mereka tetap menjagokan Inglourious Basterd-nya QT dan Avatar-nya Om James, hingga tak urung untuk kembali nonton film Hurt Locker ini sampai 3 kali berturut-turut. bahkan beberapa celotehan terungkap bahwa Distric 9 juga sangat pantas untuk membawa pulang piala tersebut, tentu hal itu hanya guyonan belaka karena bagaimanapun oscar sudah lewat dan Kathryn Bigelow mulai diperhitungkan oleh bos-bos Hollywood untuk diajak membuat film kedepannya.


Avatar

Cast : Sam Worthington, Zoe Saldana, Sigourney Weaver, Stephen Lang, Joel Moore, Giovanni Ribisi, Michelle Rodriguez, Laz Alonso, Wes Studi, CCH Pounder, Dileep Rao.
Director : James Cameron
Screenplay : James Cameron
US Release : 17 Desember 2009
Run Time : 162 Menit
Distributors : Twentieth Century-Fox Film Corporation

Academy Awards Winner For :
1. Best Art Directing, Rick Carter and Robert Stromberg (Art Direction); Kim Sinclair (Set Decoration)
2. Best Cinematography, Mauro Fiore
3. Best Special Effect, Joe Letteri, Stephen Rosenbaum, Richard Baneham and Andrew R. Jones

Our Comment : Lain Hurt Locker lain pula dengan Avatar, film berbiaya selangit ini memang sejatinya lebih wah di bagian special effect yang menurut kabar sudah dikembangkan dan dikerjakan sejak tahun 1996 serta menggelontorkan duit studio hingga 500 juta dollar!. sektor cerita bagus dan boleh dibilang menyentuh, namun banyak kalangan pengamat film berujar bahwa cerita yang dibangun masih terkesan 90-an karena pengamat mengatakan cerita film jaman sekarang sudah berubah dan banyak berkembang. well, sangat wajarlah bila kategory Best Art Directing, Cinematography, dan terutama Special Effect dengan mudah diraihnya. runut menghitung box office-nya yang sudah tembus 720 juta dollar hanya untuk amerika saja, film ini juga menjadi box office di kosn saya hingga berhari-hari. btw sepertinya mimpi Om James untuk kembali menerkam Oscar seperti yang pernah dia lakukan pada Titanic akhirnya pupus sudah, dan sialnya kali ini yang mengalahkan James dan makhluk Na'vi-nya adalah mantan istrinya sendiri :D


Crazy Heart

Cast : Jeff Bridges, James Keane, Anna Felix, Paul Herman, Tom Bower, Ryan Bingham, Beth Grant, Rick Dial, Maggie Gyllenhaal, Debrianna Mansini, Jerry Handy, Jack Nation.
Director : Scott Cooper.
Screenplay : Scott Cooper (Screenplay), Thomas Cobb (Novel)
US Release : 25 February 2010 (New Zeeland)
Run Time : 112 Menit
Distributors : Butcher's Run Film.

Academy Awards Winner For :
1. Best Actor In Leading Role, Jeff Bridges
2. Best Music (Original Song), "The Weary Kind (Theme From Crazy Heart)" Music and Lyric by Ryan Bingham and T Bone Burnett

Our Comment : btw, sebenernya susah untuk menilai Film ini. bukan apa-apa man, tapi hingga sekarang belum juga saya liat film yang sukses memberondong dua kategory ini. namun boleh dibilang untuk urusan akting bagi saya Jeff Bridges memang bagus ketimbang kontender lain yang meski juga menantang namun secara pribadi saya bilang "mbok yo jangan yang itu-itu terus lah, bosen kali", dan inilah tahunnya Bridges untuk pulang dan tersenyum karena usahanya berbuah hasil manis di usianya yang sudah senja. untuk kategory soundtrack yang dalam hal ini adalah original song, saya minta maaf karena memang tidak begitu menyukai genre country namun saya memaklumi pilihan Oscar meski dalam hati saya berharap leona Lewis dari Avatar yang menang. btw, Crazy Heart bagaikan kuda hitam ditengah lingkungannya yang gersang dan sepi dengan semilir angin yang panas film ini ternyata mampu bertandang dan menantang film besar lainnya seperti Avatar untuk beradu musik dikancah Oscar.


Up

Cast : Edward Asner, Christopher Plummer, Jordan Nagai, Bob Peterson, Delroy Lindo, Jerome Ranft, John Ratzenberger, David Kaye, Elie Docter, Jeremy Leary, Mickie McGowan.
Director : Pete Docter
Screenplay : Pete Docter dan Bob Peterson
US Release : 29 July (Indonesia)
Run Time : 96 Menit
Distributors : Walt Disney Pictures

Academy Awards Winner For :
1. Best Animated Feature, Pete Docter
2. Best Music (Original Score), Michael Giacchino

Our Comment : Penjelasan untuk kategory Animated Feature tidak usah saya jelaskan lebih banyak karena film Up memang paling layak untuk menyabet gelar tersebut, dan untuk kesekian kalinya Pixar tetap merupakan studio yang paling banyak membawa pulang piala untuk kategory Animated Feature, studio lain akan sangat susah mengejar reputasi ini. btw, untuk kategory score saya sebenarnya kurang begitu setuju karena bagi saya lagi-lagi  OST Avatar yang dibawakan oleh James Horner bagi saya masih lebih baik. ngomong2 soal Pixar film, bila tahun lalu WALL-E meraih kategory original song, maka kali ini jatuh kepada original score-nya. untuk ukuran Michale Giacchino, score untuk film Star Trek malah lebih baik karena lebih rumit, lebih megah, dan menggelegar meski tetap sangar di saat harus minimalis. well karena Up adalah keputusan oscar, ya okelah kalo begitu.


Precious: Based on the Novel 'Push' by Sapphire

Cast : Gaborey Sidibe, Mo'Nique, Paul Patton, Mariah Carey, Sherri Shepherd, Lenny Kravitz, Stephanie Andujar, Chyna Layne, Amina Robinson, Xosha Roquemore.
Director : Lee Daniels
Screenplay : Geoffrey Fletcher (Screenplay), Shappire (Novel)
US Release : 20 November 2009 (USA)
Run Time : 109 Menit
Distributors : Lee daniels Entertainment

Academy Awards Winner For :
1. Best Actress In A Supporting Role, Mo'Nique
2. Best Writing (Adapted Screenplay), Geoffrey Fletcher


Our Comment : well.. well.. well.. saya belum nonton film ini, dan saya kurang begitu tahu menahu tentang film ini kecuali Mariah Carey tentunya yang itu pun bukan dalam koridor film namun sebatas penyanyi musik. so, saya hanya ingin memberikan selamat kepada Mo'Nique yang sudah memenangkan piala oscar sebagai actress pembantu terbaik dan Geoffrey Fletcher untuk urusan naskhanya. namun Mo'Nique sempet mengingatkanku kepada Mama Jenny dalam film My Name Is Khan tempo hari, btw soal kenapa dan bagaimana tentang kualitas akting dan naskahnya, saya cuma bisa bilang "meneketehek??" :D


Inglourious Basterd

Cast : Brad Pitt, Melanie Laurent, Christopher Waltz, Eli Roth, Michael Fassbender, Diane Kruger, Daniel Bruhl, Til Schweiger, Gedeon Burkhard, Jacky Ido, B.J. Novak, Omar Doom, August Dihl.
Director : Quentin Tarantino
Screenplay : Quentin Tarantino
US Release : 16 Oktober 2009 (Indonesia)
Run Time : 152 Menit
Distributors : Universal Pictures

Academy Awards Winner For :
Best Actor In A Supporting, Role Christopher Waltz


Our Comment : sangat disyangkan film ini gagal menyabet gelar Film, Naskah, dan Sutradara terbaik dalam ajang oscra kali ini, padahal filmnya begitu kuat diberbagai segi. saya pribadi pun untuk sutradara sangat menginginkan QT yang membawa pulang piala tersebut, namun apa boleh buat meski QT sudah berhasil memadukan cerita dan akting serta hal teknis sebegitu rapinya Katrhyn Bigelow-lah juaranya. bagi sebagian orang memang mengakui bahwa kali ini QT lebih melunak dengan tidak begitu melepas kejeniusan otaknya yang diatas rata-rata dalam filmnya ini, dan hal tersebut memang sangat disyangkan karena aspek pendukung lainnya bener-bener bryllian. pada akhirnya Christopher Waltz adalah orang yang harus berterima kaish kepada QT karena telah sukses memabawa pulang sebuah piala dari film Inglourious Basterd yang sialnya hanya itulah satu-satunya piala dari film ini, btw apapun itu film ini adalah salah satu film terbaik yang pernah saya tonton.


The Blind Side

Cast : Sandra Bullock, Tim McGraw, Quinton Aaron, Jae Head, Lily Collins, Ray McKinnon, Kim Dickens, Adriane Lenox, Kathy Bates, Catherine Dyer, Andy Stahl.
Director : John Lee Hancock
Screenplay : John Lee hancock (Screenpaly) dan Micahel Lewis (Book)
US Release : 20 November 2009 (USA)
Run Time : 128 Menit
Distributors : Alcon Entertainment

Academy Awards Winner For :
1.  Best Acttress In A Leading Role, Sandra Bullock

Our Comment : actress yang menerima piala oscar kali ini adalah actress yang bagi saya sangat aneh, karena sebelumnya dia pernah mendapat piala Razzie Award alias yang terburuk. namun kali ini langsung banting setir menjadi yang terabaik? bahkan Meryll Streep pun berhasil dia jungkalkan di panggung Oscar,  btw saya belum nonton film The Blind Side jadi saya kurang begitu paham bagaimana aktingnya di film ini. lagian tema olah raga adalah tema film yang kurang saya minati kecuali sepak bola (Damned United contohnya), dan Sandra Bullock kurang begitu saya respect. hehehe masalah selera nih :) namun bagaimanapun usahanya membersihkan nama baik patut diacungi jempol dengan perubahan 180 derajat yang dia lakukan, good job!


The Young Victoria

Cast : Emily Blunt, Rupert Friend, Paul Bettany, Miranda Richardson, Jim Broadbent, Thomas Kretschmann, Mark Strong, Jesper Christensen, Harriet Walter, Jeanette hain.
Director : Jean-Marc Vallee
Screenplay : Julian Fellowes
US Release : 6 Maret 2009 (UK)
Run Time : 105 Menit
Distributors : GK Film

Academy Awards Winner For :
1. Best Costume Design, Sandy Powell
Our Comment : Well, karena film ini hanya memenangkan satu kategory yang itu pun hanya untuk busana terbaik plus saya juga belum nonton filmnya, jadi selain saya masih menjagokan Nine saya juga nggak begitu suka dengan seragam kerajaan Inggris jaman kuno. so, that it. btw saya cuma ingin mengucapkan selamat buat Sandy Powell, mungkin untuk ukuran busana u so hard.


Star Trek

Cast : Chris Pine, Zachary Quinto, Leonard Nimoy, Eric Bana, Bruce Greenwood, Karl Urban, Zoe Saldana, Simon Pegg, John Cho, Anton Yelchin, Ben Cross, Wynona Rider, Chris Hemsworth.
Director : J.J. Abrams
Screenplay : Roberto Orci, Alex Kurtzman
US Release : 9 June (Indonesia)
Run Time : 127 Menit
Distributors : Paramount Pictures

Academy Awards Winner For :
1. Best Make Up, Barney Burman, Mindy Hall and Joel Harlow

Our Comment : seperti halnya pun The Young Victoria, tidak banyak yang saya utarakan mengenai oscar yang dibawa pulang oleh film fiksi ilmiah terbaik yang pernah saya liat decade ini. filmnya terlalu keren bila hanya memandang make up-nya saja yang dimenangkan, memang sih masih kalah dengan Avatar untuk urusan special effectnya. namun hal itu tidak menyurutkan saya untuk tetap mengagumi film ini untuk seluruh aspeknya ya termasuk make up-nya juga, palagi score gubahan Michael Giacchino untuk film ini terlalu megah yang menandakan petualangan ini memang layak dikenang dan diperjuangkan. salam trekkie
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Best Documentary Feature
The Cove, Louie Psihoyos and Fisher Stevens

Best Documentary Short
Music by Prudence, Roger Ross Williams and Elinor Burkett

Best Foreign Language Film
The Secret In Their Eyes (El Secreto De Sus Ojos), Directed by Juan José Campanella

Best Short Film (Animated)
Logorama, Nicolas Schmerkin

Best Short Film (Live Action)
The New Tenant, Joachim Back and Tivi Magnusson
Related Posts with Thumbnails
top