Showing posts with label The Book Of ELI (2010). Show all posts
Showing posts with label The Book Of ELI (2010). Show all posts

Movie Review : The Book Of Eli [2010]

Bagi saya tidak banyak aktor kulit hitam yang minimal baik secara akting maupun memiliki popularitas sebagai aktor favorit, dan jelas Denzel Washington berada dalam list pemain kulit hitam paling top selain Will Smith dalam dunia perfilman. film The Book Of Eli yang sedianya dirilis januari yang lalu memang menajdi incaranku sebagai film pembuka tahun 2010 selain Edge Of Darkness yang sudah sukses saya tonton awal tahun tersebut, namun ternyata khusus film Washington ini mengalami penundaan dalam perilisannya di Indoensia.

Poster Film The Book Of Eli [2010]

Secara umum film ini bercerita tentang (21cineplex.com) suatu masa di masa depan, tiga puluh tahunan setelah perang terakhir, seorang pria berjalan kaki menyusuri kota mati yang dahulunya adalah Amerika. Jalanan menjadi milik kelompok-kelompok jahat yang sanggup membunuh demi sepasang sepatu, seteguk air atau demi tanpa apa pun. Namun kekuatan mereka tidak sebanding dengan musafir ini. Seorang ksatria dengan sebuah tugas, Eli (Denzel Washington) mencari kedamaian, namun jika ditantang, ia akan mengalahkan semua penyerangnya sebelum mereka sadari kesalahan mereka. Bukan nyawanya yang ia jaga melainkan harapan untuk masa depan, sebuah harapan yang ia bawa dan lindungi selama tiga puluh tahun. Dorongan komitmen dan kepercayaan yang lebih besar dari yang ia miliki, Eli melakukan apa yang seharusnya ia lakukan dan terus menerus. Hanya ada satu lawan yang mengetahui kekuatan Eli, dan ia ingin merebutnya yaitu Carnegie (Gary Oldman), raja egois yang memimpin kota para pencuri dan penembak. Sementara itu, anak angkat Carnegie, Solara (Mila Kunis) terpesona oleh Eli karena alasan lain visi yang ditawarkan Eli melebihi yang dimiliki ayah tirinya. TIdak mudah mengalahkannya. Tidak ada tidak seorang pun dapat menghalanginya. Eli harus mencapai tujuannya dan membawa bantuan bagi umat manusia

Film ini pada awalnya memiliki pemandangan khas film lain yang beraroma post-apocalyptic atau jaman pasca kiamat semisal I Am Legend, The Road, Terminator Salvation, Waterworld, dan lain lain, kelebihan film ini mungkin terlihat pada imbuhan action dari Denzel dengan kelompok manusia yang semakin kanibal tersebut. konsep cerita yang bawa oleh film ini sedikit mengarah pada sisi religius dan mungkin lebih tepat sebagai film religius namun dengan tambahan action didalamnya, perjuangan Eli untuk melindungi buku ini sebenarnya cukup aneh apabila dia kemudian bertujuan untuk membuat manusia kembali menjadi manusia dan memiliki rasa kemanusiaan mengingat kondisi pasca kiamat di film ini menggambarkan manusia-manusianya memiliki cara berfikir yang instan dan primitif semenjak makin berkurangnya harapan untuk bertahan hidup secara standard semisal makan minum dan lainnya. imbuhan action jelas berpengaruh terhadap hasil akhir dari film ini, terlihat meski sedikit namun gaya "perang" yang diperlihatkan cukup maksimal ditengah dunia yang sudah tidak terurus dan sangat muram durja ini. Menilik kualitas acting terutama untuk Denzel Washington, dia bermain baik disini meski bagi saya masih berada jauh dibawah Indside Man [2006] dan berselisih tipis dengan American Gangster [2007]. dengan pakaian lusuh dan bibir kering serasa sudah berhari-hari belum minum namun memiliki insting bertarung yang jujur sangat hebat untuk kalangan orang yang sedang dilanda dehidrasi, Gary Oldman juga bermain bagus di film ini dan ternyata juga sanggup bermain dikarakter jahat yang berbanding terbalik dengan peran sebelumnya dalam film The Drak Knight [2008]. yang terlihat kurang mungkin akting Mila Kunis yang hanya kebagian peran "pemanis" dalam film ini, karakternya kurang berkembang meski cukup sentral dari awal hingga akhir selain kedua aktor diatas.

Overall, sangat disayangkan memang Denzel Washington mau terlibat dalam film ini mengingat temanya yang agak popcorn meski secara spesifik masih original terutama bagian pengembaraan ini setidaknya sebelum film ini belum ada yang mengangkat tema religius pasca kiamat, bagaimanapun Denzel tetap menjadi penyelamat film ini layaknya I Am Legend yang terlselamati oleh Will Smith tempo hari. dan bahkan beberapa pengamat mengatakan bahwa film The Book Of Eli merupakan salah satu film terburuk milik Denzel Washington, namun apapun itu film ini masih memiliki point positif. agak kurang begitu recomended kecuali bila anda memang menyukai kisah post apoclypstic semisal knowing dan kawan-kawannya.

Pemain : Dnezel Washington, Gary Oldman, Mila Kunis, Ray Stevenson, Jennifer Beals, Frances De La Tour, Micahel Gambon.
Sutradara : Albert and Allen Hughes
Durasi : 117 Menit
Penulis Naskah : Gary Whitta
Produser : Joel Silver, Denzel Washington, Susan Downey.
Distributor : Columbia Pictures
Homepage : http://thebookofeli.warnerbross.com/


Movie Box Office 29-31 January 2010

 



Movie Box Office For 29-31 January 2010
1. Avatar : $ 30.000.000
2. Edge Of Darkness : $ 17.120.000
3. When In Rome : $ 12.065.000
4. The Tooth Fairy : $ 10.000.000
5. The Book Of Eli : $ 8.770.000

 

Note : Wah, sepertinya film The Book Of Eli dan Lovely Bones bakalan lelet nih bahkan bisa-bisa nggak mampir ke bioskop Indonesia tuh. Juara Box Office tetep dipegang Avatar donk, prediksi tentang penggeseran Titanic dari puncak tahta Box Office oleh Avatar yang juga karya James Cameron sepertinya akan segera terwujud di bulan february ini.


Seretnya film yang dirilis di bulan january 2010 ini membuat saya secara pribadi malas untuk mengunjungi bioskop, film yang menarik pun sudah saya tonton desember tahun tahun lalu seperti Sherlock Holmes, Avatar, Sang Pemimpi, dan bahkan film Baleu 13 : Ultimatum dan Hallowen II sudah saya tonton beberapa bulan yang lalu meski waktu itu nontonnya lewat DVD Bajakan. Judul yang baru datang dari Spy Next Door dan Hari Untuk Amanda, namun aksi terbaru Jackie Chan kurang begitu sreg dan film terbaru Oki Antara hanya sebentar mangkal di bioskopnya, hingga pertengahan bulan film Lovely Bones dan The Book Of Eli yang ditunggu juga belum datang. Namun pada akhir bulan tiba, ketika duit sangu dari orang tua sudah tinggal beberapa lembar dan tenggat membayar SPP kuliah hanya tinggal beberapa hari lagi, rentetan judul film yang bagus mulai berdatangan seperti aksi Mel Gibson dalam Edge Of Darkness dan film perang semi religius berjudul Legion. Tentu kedua film yang hari ini sudah mangkal di beberapa bioskop tersebut belum bisa saya tonton dengan alasan keuangan dan beberapa tanggung jawab di meja kampus yang belum sepenuhnya terselesaikan dengan mulus, bahkan satu diantaranya masuk dalam taraf bermasalah. Namun tidak untuk bulan February, karena hasrat menyaksikan malaikat bersayap nenteng basooka dan aksi brutal seorang bapak yang mencari pembunuh anaknya dalam Legion dan Edge Of Darkness itu masih ada dan begitu menggoda hati, apalagi saya pribadi juga menunggu kedatangan Percy Jackson And The Olympians : The Lightning Thief, Velntine’s Day, The Wolfman, Shutter Island dan Dear John. Ah, sepertinya bulan february akan menjadi penanda kembalinya hasrat nonton dibioskop bagi saya pribadi dan mungkin beberapa penikmat film lainnya.
Related Posts with Thumbnails
top